Logo Sulselsatu

Penggunaan BI-Fast di Sulsel Semakin Masif, Nominal Transaksi Mencapai Rp264,3 triliun

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 27 Maret 2026 14:58

Ilustrasi penggunaan BI-Fast yang terus meningkat. Foto: Sulselsatu.com.
Ilustrasi penggunaan BI-Fast yang terus meningkat. Foto: Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Layanan BI-Fast semakin menjadi pilihan utama masyarakat di Sulawesi Selatan dalam bertansaksi. Sepanjang 2025, sistem ini digunakan sebanyak 109 juta kali transaksi dengan nilai mencapai Rp264,3 triliun.

Dari sisi nominal transaksi, pertumbuhan terlihat konsisten setiap triwulan. Pada 2022, nilai transaksi tercatat sebesar Rp7.571,66 miliar, lalu meningkat seiring waktu.

Memasuki 2023, nominal transaksi mencapai Rp31.385,05 miliar, kemudian terus naik hingga Rp48.280,30 miliar pada 2024.

Baca Juga : SIBF 2026 Catat Potensi Investasi Rp9,64 Triliun, Komitmen Ekspor Capai Rp818,5 Miliar

Tren peningkatan berlanjut pada 2025. Pada triwulan I, nilai transaksi tercatat Rp66.478,75 miliar. Pada triwulan II sebesar Rp62.151,07 miliar. Pada triwulan III meningkat menjadi Rp66.478,75 miliar, dan pada triwulan IV mencapai Rp73.104,54 miliar.

Secara tahunan, nominal transaksi BI-Fast tumbuh 11,40 persen (year on year) pada triwulan IV 2025. Angka ini menunjukkan penggunaan layanan transfer cepat ini semakin stabil di tengah masyarakat.

Sementara itu, dari sisi volume transaksi, pertumbuhan juga terlihat signifikan. Pada 2022, volume transaksi tercatat mulai dari 1 juta hingga 7,21 juta transaksi. Pada 2023, volume meningkat menjadi 8 juta hingga 16,09 juta transaksi.

Baca Juga : Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi

Kepala BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, BI-Fast pada 2024, tercatat volume transaksi terus naik mencapai kisaran 18 juta hingga 27,03 juta transaksi. Tren ini berlanjut pada 2025, dengan volume transaksi pada triwulan IV mencapai 28,96 juta transaksi.

“Dari sisi pertumbuhan, volume transaksi BI-Fast mencatat kenaikan 123,12 persen pada fase awal. Pertumbuhan kemudian berada di angka 67,94 persen, dan pada triwulan IV 2025 tercatat 7,14 persen (year on year),” ujar Rizki kepada media dalam kegiatan Bincang Bareng Media pada Jumat (20/2/2026) lalu.

Peningkatan ini menunjukkan masyarakat semakin aktif menggunakan layanan transfer digital yang cepat dan efisien. BI-Fast dinilai memudahkan transaksi antarbank dengan biaya rendah dan proses real-time.

Baca Juga : 22 UMKM REWAKO Binaan BI Sulsel Jajaki Peluang Ekspor di Trade Expo Indonesia 2026

Dengan tren ini, BI-Fast terus memperkuat peranannya dalam mendorong ekosistem keuangan digital di Sulawesi Selatan.

Tidak hanya transaksi BI-Fast yang meningkat, kepemilikan kartu ATM/Debit dan kredit di Sulsel juga terus mtumbuh di Sulsel. Pada triwulan keempat 2025, volume transaksi kartu ATM mencapai 49,44 juta. Selanjutnya, nominal transaksi pada periode yang sama mencapai Rp72,74 triliun.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....