Logo Sulselsatu

Pemkab Gowa Kebut Finalisasi RTRW untuk Lindungi Lahan Sawah

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 09 April 2026 21:11

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang saat memberikan paparan pada kegiatan Pembinaan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah. Foto: Istimewa.
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang saat memberikan paparan pada kegiatan Pembinaan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, GOWA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mempercepat finalisasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai langkah strategis dalam mengendalikan alih fungsi lahan sawah sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang saat memberikan paparan pada kegiatan Pembinaan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah yang digelar Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (9/4/2026).

“Pemerintah Kabupaten Gowa berkomitmen menjaga lahan sawah sebagai penopang ketahanan pangan, sekaligus memastikan arah pembangunan tetap terencana dan berkelanjutan,” ujar Bupati Talenrang.

Baca Juga : Anak Buah Husniah Talenrang Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG, Langsung Ditahan di Polres Gowa

Pemkab Gowa mencatat luas lahan baku sawah saat ini mencapai 36.409 hektare. Dari jumlah tersebut, pemerintah menetapkan target minimal lahan yang harus dipertahankan sebesar 31.676 hektare.

Bahkan dalam draft revisi RTRW, alokasi lahan pertanian mencapai sekitar 31.863 hektare atau melampaui batas minimal yang ditentukan pemerintah pusat.

Meski demikian, proses finalisasi RTRW masih menghadapi sejumlah tantangan, khususnya terkait penetapan kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang membutuhkan sinkronisasi lintas kementerian.

Baca Juga : Hak Angket DPRD Gowa Resmi Bergulir, Ini Sejumlah Isu yang Disorot

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar penetapan LP2B dapat segera difinalkan, karena ini menjadi kunci bagi penetapan RTRW Kabupaten Gowa,” jelasnya.

Di sisi lain, kebutuhan hunian di Kabupaten Gowa terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Pada 2025, kebutuhan rumah diproyeksikan mencapai lebih dari 100 ribu unit, dengan tekanan terbesar di wilayah Pallangga, Patalassang, dan Bontomarannu.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kebijakan tata ruang yang seimbang antara pembangunan permukiman dan perlindungan lahan produktif.

Baca Juga : Pemkab Gowa dan BSI Hadirkan Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Miskin Ekstrem

“Kami ingin memastikan pembangunan perumahan tetap berjalan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, namun tidak mengganggu keberlanjutan lahan pertanian yang menjadi prioritas nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Pengendalian Hak Tanah, Alih Fungsi Lahan, Kepulauan dan Wilayah Tertentu, Andi Renald menegaskan pentingnya pengendalian lahan sawah secara terintegrasi, khususnya di wilayah strategis seperti Gowa.

“Di Sulawesi Selatan, luas lahan baku sawah mencapai 660 ribu hektare, dan di Kabupaten Gowa sendiri tercatat 36.409 hektare yang harus dijaga.

Baca Juga : Pemkab Gowa Kolaborasi Lintas Sektor Bedah Ratusan Rumah Keluarga Miskin Ekstrem

Tanpa pengendalian yang kuat, alih fungsi lahan sawah akan semakin masif dan dapat berdampak langsung pada ketahanan pangan,” jelasnya.

Melalui percepatan revisi RTRW ini, Pemkab Gowa berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi untuk menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan tanpa mengorbankan sektor pertanian sebagai fondasi utama ketahanan pangan daerah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video29 Juli 2026 21:57
VIDEO: Mengenal Politeknik Sorowako, Kampus Vokasi dengan Lulusan Teknik Berdaya Saing
SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – PT Vale Indonesia yang sudah berdiri 58 tahun di Luwu Timur, Sulsel membina perguruan tinggi vokasi yang berfokus mence...
Sulsel29 Juli 2026 19:25
Diduga Jual BBM Subsidi Ilegal, Komisi lll DPR RI Rudianto Lallo Desak Polda Sulsel Periksa Semua SPBU di Takalar
SULSELSATU.com, TAKALAR – Lemahnya pengawasan dari istansi terkait dan aparat penegak hukum diduga membuat para mafia penimbun Bahan Bakar Minya...
Hukum29 Juli 2026 18:08
Selain Hak Angket di DPRD, Bupati Gowa “Dikepung” Berbagai Kasus
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bupati Gowa Husniah Talenrang, diterpa berbagai masalah. Selain kasus dugaan perbuatan tercela yang sudah memasuki ta...
Bisnis29 Juli 2026 16:34
Pelindo Marine Perkuat Efisiensi Logistik dengan Pengiriman QCC dan RTG Baru
PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) mendukung modernisasi pelabuhan nasional dengan mengawal proses kedatangan alat bongkar muat modern di Pela...