Logo Sulselsatu

Dorong Ekonomi Daerah, OJK Sinergi IJK dan PT Comextra Majora Edukasi dan Survei Kakao di Wotu

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 15 April 2026 13:51

Edukasi keuangan OJK kepada petani Kakao. Foto: Istimewa.
Edukasi keuangan OJK kepada petani Kakao. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, LUWU TIMUROtoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) dan PT Comextra Majora menggelar edukasi keuangan serta survei pengembangan komoditas kakao di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), khususnya komoditas kakao, melalui pembangunan ekosistem pembiayaan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Sebanyak 100 petani kakao binaan ikut serta dalam program ini.

Para peserta mendapatkan edukasi terkait pengelolaan keuangan, pemanfaatan layanan keuangan formal, hingga akses pembiayaan yang sesuai dengan karakter usaha kakao.

Baca Juga : OJK dan Pemkab Pasangkayu Gelar Literasi Keuangan untuk Pelajar hingga UMKM

Selain itu, dilakukan survei untuk memetakan kebutuhan riil petani sebagai dasar penyusunan program pembiayaan yang lebih tepat sasaran.

Asisten Direktur Madya OJK Sulselbar Mushadi Nurali menegaskan pentingnya pendekatan ekosistem dalam memperluas akses keuangan.

OJK tidak hanya mendorong pembiayaan, tetapi juga penguatan kapasitas usaha, mitigasi risiko, dan kepastian akses pasar agar petani dapat berkembang secara berkelanjutan.

Baca Juga : OJK Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Bantaeng melalui GENCARKAN

Peran offtaker dinilai penting dalam menjaga rantai nilai kakao, terutama dalam menjamin serapan hasil produksi dan peningkatan kualitas.

Perwakilan Pimpinan PT Comextra Majora Alberthinoes Pakenden mengatakan, kegiatan ini memiliki nilai penting dalam membangun fondasi ekosistem yang terintegrasi. Petani tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan yang komprehensif hingga kepastian pasar.

“Kami meyakini, sinergi ini akan mendorong peningkatan produktivitas, kualitas, serta keberlanjutan usaha petani kakao binaan kami,” ujar Alberthinoes Pakenden.

Baca Juga : OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027

Kolaborasi ini menegaskan pentingnya sinergi antara regulator, industri keuangan, dan pelaku usaha dalam mendorong sektor pertanian.

Ke depan, model ini diharapkan dapat diperluas untuk memperkuat ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya di Sulawesi Selatan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar23 September 2026 20:43
Kalla 10K 2026 Gandeng PASI, 4.500 Pelari Siap Ramaikan Pantai Losari
SULSELSATU.com,cMAKASSAR – Kalla 10K 2026 siap digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, pada 10–11 Oktober 2026 mendatang. Sebanyak 4.500 pese...
Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...
Makassar23 September 2026 15:04
Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar ...