Logo Sulselsatu

Delapan Dosen Kalla Institute Raih Pendanaan Riset dan Pengabdian 2026

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 16 April 2026 16:54

Dosen Kalla Institute raih pendanaan penelitian dan pengabdian 2026. Foto: Istimewa.
Dosen Kalla Institute raih pendanaan penelitian dan pengabdian 2026. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dosen Kalla Institute kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mendapatkan pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Keberhasilan ini memperkuat tujuan kampus untuk mendorong peningkatan kualitas akademik para dosen sekaligus berkontribusi secara nyata kepada masyarakat.

Proses pengusulan proposal hibah penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berlangsung dari akhir November hingga Desember 2025, yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Baca Juga : Kalla Toyota Trust Catat Rekor Penjualan, Permintaan Meluas hingga Sulbar dan Sultra

Setelah proses kurasi yang ketat oleh tim penilai, akhirnya pada 9 April 2026 sebanyak delapan orang dosen Kalla Institute berhasil mendapatkan pendanaan penelitian dan pengabdian yang diajukan.

Dosen tersebut adalah Furqan Zakiyabarsi, Rezty Amalia Aras, Mardiatul Jannah, Muh. Taufan Gunawan, Syarief Dienan Yahya, Kiki Resky Ramdhani S., Mulyana Sari, dan Rahmat Syarif.

Rektor Kalla Institute Syamril memberikan selamat atas keberhasilan para dosen dalam mendapatkan pendanaan ini, sekaligus menjadi bukti bahwa dosen Kalla Institute bisa menunjukkan kualitas akademiknya serta bisa memberikan dampak ke masyarakat.

Baca Juga : Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi

“Semoga penelitian dan pengabdian yang akan dilakukan nanti bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, bangsa dan negara,” ungkap Syamril.

Selain itu, keberhasilan ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi diri dan produktivitasnya. Khususnya dalam menghasilkan penelitian dan pengabdian yang berdampak luas bagi masyarakat.

Pencapaian para dosen ini tidak terlepas dari dukungan sistem akademik yang memadai, mulai dari fasilitas yang diberikan tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Kalla Institute, untuk pengajuan proposal hingga rutin melakukan workshop pendampingan dalam peningkatan kualitas riset dosen.

Baca Juga : Baruga Pathway SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bantu Siswa Tembus Kampus Internasional

Dr. Habib Muhammad Shahib selaku Kepala LPPM Kalla Institute memberikan apresiasi luar biasa untuk kinerja para dosen untuk memenangkan pendanaan hibah ini. kalla group

“Terima kasih untuk kerja keras para dosen, kedepannya tim LLPM akan terus mendorong kinerja riset dan PKM agar lebih uptodate untuk terus berprestasi,” ucap Habib.

Pencapaian para dosen ini juga sejalan dengan misi Kalla Institute guna melaksanakan penelitian terapan dan pengabdian, dalam bidang bisnis dan teknologi, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga : Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media

Setelah proses penelitian dan pengabdian ini berjalan, Kalla Institute akan terus memperkuat budaya riset dan inovasi, serta bisa memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pendidikan. Semua langkah-langkah ini dilakukan untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....