Logo Sulselsatu

Putra Bupati Jeneponto Diduga Aniaya Pacar, Kuasa Hukum: Bela Diri

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 21 April 2026 18:31

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Putra Bupati Jeneponto berinisial RP (21) dilaporkan ke polisi usai diduga menganiaya pacarnya ND di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kuasa hukum terlapor, Saiful, membantah tudingan tersebut dan menyebut tindakan kliennya merupakan bentuk pembelaan diri.

“Bahwa apa yang dituduhkan sebagai tindakan kekerasan, seperti mencengkeram tangan, sebenarnya merupakan upaya defensif atau pembelaan diri yang dilakukan oleh klien kami untuk meredam serangan fisik dari pelapor,” kata Saiful dalam keterangan rilisnya yang diterima sulselsatu, Senin (20/4/2026).

Saiful mengatakan tindakan kliennya merupakan bentuk pembelaan diri untuk mencegah situasi yang lebih berbahaya di dalam kendaraan yang saat itu sedang melaju. Dia menegaskan kliennya tidak memiliki niat jahat untuk melukai pelapor.

Baca Juga : Putra Bupati Jeneponto Diduga Aniaya Pacarnya Dipicu Masalah Asmara

“Dan mencegah terjadinya situasi yang lebih berbahaya di dalam kendaraan yang sedang melaju. Klien kami tidak pernah memiliki niat (mens rea) untuk melukai pelapor,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Saiful membantah narasi yang menyebut kliennya, RP, telah melakukan penganiayaan terhadap pelapor ND. Dia menilai tuduhan tersebut tidak berdasar karena hanya melihat dari sudut pandang satu pihak.

“Secara tegas membantah narasi bahwa klien kami, RP, telah melakukan penganiayaan terhadap saudari ND. Tuduhan tersebut tidak berdasar dan hanya melihat dari sudut pandang satu pihak” pungkasnya.

Baca Juga : VIDEO: Tangis Iksan Pecah di Acara Pelepasan Masa Jabatan sebagai Bupati Jeneponto

Sebelumnya, dugaan penganiayaan itu dipicu persoalan asmara yang berawal dari cekcok antara keduanya pada Selasa (14/4) sekitar pukul 02.00 Wita di sekitar Jalan Ratulangi, Makassar. Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Mamajang pada malam yang sama.

“Yang kita denger dari keterangan pelapor yah adanya lagi hubungan (asmara) atau teman lah lagi cekcok,” ujar Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada kepada wartawan, Senin (21/4/2026).

Tri mengatakan pelaku dan korban sempat terlibat cekcok di dalam mobil. Pihak kepolisian kini masih melakukan pendalaman kasus serta menunggu hasil visum korban dari Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Baca Juga : Bupati Jeneponto Fokuskan Penggunaan Anggaran 2023 di Bidang Pendidikan dan Kesehatan

“Kita harus menunggu hasil visum juga untuk memastikan,” jelasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zul
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video21 April 2026 20:19
VIDEO: Deddy Sitorus Soroti Bobroknya Data Kependudukan dan Desak Integrasi Data
SULSELSATU.com – Anggota DPR RI Fraksi PDIP Deddy Sitorus mencecar Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya. Itu disampaikannya saat Rapat Kerja Kom...
Video21 April 2026 19:20
VIDEO: Mobil Tangki Tabrakan dengan Bus Remaja Jaya di Belopa Luwu
SULSELSATU.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Belopa, Selasa (21/4). Insiden melibatkan mobil tangki pengangkut minyak dan Bus Remaja Jaya....
Metropolitan21 April 2026 18:36
Tikam Nelayan Hingga Tewas, Pria di Makassar Serahkan Diri ke Polisi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria berinisial I (40) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menyerahkan diri ke polisi usai menikam seoran...
News21 April 2026 17:38
Terapkan TWG ISO 37001, Pelindo Regional 4 Dorong Budaya Anti Penyuapan
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 terus memperkuat budaya integritas dan profesionalisme di lingkungan kerja melalui program budaya Together...