Logo Sulselsatu

Putra Bupati Jeneponto Diduga Aniaya Pacarnya Dipicu Masalah Asmara

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 21 April 2026 13:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Putra Bupati Jeneponto berinisial RP (21) diduga menganiaya kekasihnya berinisial ND di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Peristiwa itu dipicu masalah asmara yang bermula dari cekcok antara keduanya.

“Yang kita dengar dari keterangan pelapor yah adanya lagi hubungan (asmara) atau teman lah lagi cekcok,” ujar Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada kepada wartawan, Senin (21/4/2026).

Tri mengatakan pelaku dan korban sempat terlibat cekcok di dalam mobil. Pihaknya masih akan mendalami kronologi lengkap kejadian tersebut. “Jadi ada setelah itu ada pertengkaran di dalam mobil,” ungkapnya.

Baca Juga : Putra Bupati Jeneponto Diduga Aniaya Pacar, Kuasa Hukum: Bela Diri

Sementara itu, kuasa hukum terduga pelaku, Saiful, tak menampik adanya cekcok antara kliennya dan korban. Dia menyebut insiden tersebut dipicu ketidakterimaan pelapor, ND, atas keputusan kliennya mengakhiri hubungan asmara mereka.

“Berdasarkan fakta yang sebenarnya, insiden yang terjadi di sekitar Jalan Sam Ratulangi tersebut dipicu oleh ketidakterimaan pihak pelapor (saudari ND) atas keputusan klien kami untuk mengakhiri hubungan asmara mereka,” kata Saiful dalam keterangan rilisnya yang diterima sulselsatu.

Dia mengatakan dugaan penganiayaan yang dituduhkan kepada kliennya berawal dari tindakan pihak pelapor yang lebih dulu melakukan penyerangan saat keduanya berada di dalam mobil. Menurutnya, kejadian di dalam mobil tersebut terjadi setelah kliennya menyatakan ingin mengakhiri hubungan, yang kemudian direspons dengan serangan dari pihak pelapor.

Baca Juga : VIDEO: Tangis Iksan Pecah di Acara Pelepasan Masa Jabatan sebagai Bupati Jeneponto

“Dalam kejadian di dalam mobil tersebut, justru pelaporlah yang melakukan penyerangan terlebih dahulu kepada klien kami setelah klien kami menyatakan ingin putus,” pungkasnya.

Diketahui, kejadian tersebut terjadi di dalam mobil di kawasan Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Mamajang, Makassar, pada Selasa (14/4) sekitar pukul 02.00 Wita. Polisi telah menerima laporan resmi dari korban dan kini masih mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk menunggu hasil visum dari Rumah Bhayangkara Makassar.

“Ada penganiayaan dari si terlapornya. Tapi kita kan belum bisa membuktikan, masih tahap proses penyelidikan, kita belum bisa menentukan begitu aja” kata Kapolsek Mamajang AKP Tri kepada wartawan, Senin (20/4/2026) malam. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zul
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News12 September 2026 22:25
Catut Nama Adat untuk Palang Seba-seba, Gusti Riadi Terancam Hukuman 14 Tahun
Rangkaian aksi pemalangan lahan di area konsesi pertambangan group Mining Industry Indonesia (MIND ID) di Seba-seba, Morowali yang selama ini diposisi...
Video12 September 2026 20:20
VIDEO: Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar di Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulau...
Makassar12 September 2026 15:20
Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar Diduga Ditimbun di Bontoharu Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kep...
Bisnis12 September 2026 08:12
New Veloz Hybrid EV Dongkrak Penjualan Toyota di Segmen Low MPV
Kehadiran New Veloz Hybrid EV mendapat respons positif dari pasar dan turut memperkuat posisi Toyota di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV)....