Logo Sulselsatu

Pemkab Sidrap Matangkan Program Pengairan untuk Tingkatkan Produktivitas Petani

Asrul
Asrul

Senin, 27 April 2026 22:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai mematangkan usulan program pengembangan infrastruktur pertanian yang akan diajukan melalui pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pertanian tahun 2026.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, Senin (27/4/2026).

Rakor dihadiri Asisten II Patahangi Nurdin, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Ibrahim bersama jajaran, para camat, lurah dan kepala desa dari Kecamatan Baranti, Kulo, dan Panca Rijang, serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Baca Juga : 300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern

Dalam arahannya, Syaharuddin Alrif menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi pemerintah daerah dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia terkait penguatan sektor pertanian di Sidrap.

Menurutnya, pemerintah pusat memberikan tambahan kuota program untuk mendukung peningkatan infrastruktur pengairan dan irigasi di wilayah pertanian Sidrap, terutama sebagai langkah menghadapi potensi dampak El Niño yang diperkirakan terjadi tahun ini.

Program yang diusulkan meliputi pembangunan irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, embung, dam parit atau long storage, hingga rehabilitasi jaringan irigasi tersier untuk mendukung konservasi sumber daya air.

Baca Juga : Pemkab Sidrap Siapkan Salat Istiska Akbar, Ajak Masyarakat Berdoa Memohon Turunnya Hujan

“Program ini diharapkan dapat memperkuat pasokan air untuk lahan pertanian sehingga produktivitas petani tetap terjaga,” ujar Syaharuddin.

Ia menambahkan, wilayah Kecamatan Baranti, Kulo, dan Panca Rijang menjadi fokus pengembangan karena memiliki areal pertanian yang cukup luas dan membutuhkan dukungan sistem pengairan yang optimal.

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur pemerintah, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, termasuk peran aktif para penyuluh pertanian dalam mengawal pelaksanaan program di lapangan.

Baca Juga : Tabligh Akbar Sidrap Bahas Pilar Kejayaan Negeri, Hadirkan Ulama Internasional

Menurutnya, sinergi yang baik akan menentukan keberhasilan program agar tepat sasaran dan benar-benar memberi dampak bagi peningkatan hasil pertanian masyarakat.

Selain membahas usulan kegiatan, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk memetakan kebutuhan prioritas, memverifikasi kesiapan lokasi pembangunan, serta menyusun langkah teknis pelaksanaan agar program irigasi dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional11 Agustus 2026 17:57
Telkom dan Pemerintah Siapkan Indonesia Hadapi Ancaman Komputasi Kuantum
Pemerintah memperkuat langkah menghadapi potensi ancaman keamanan siber yang muncul seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum....
News11 Agustus 2026 17:15
Tim Pengabdian Unhas Edukasi UMKM Perempuan Minasa Upa Pemasaran Berbasis AI
Pelaku UMKM perempuan di Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros mulai dibekali kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperk...
Berita Utama11 Agustus 2026 17:02
BI Sulsel Musnahkan 4.144 Lembar Rupiah Palsu
Bank Indonesia (BI) bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (BOTASUPAL) Sulawesi Selatan memusnahkan 4.144 lembar uang Rupiah palsu hasil ...
Opini11 Agustus 2026 16:42
OPINI: Ketika Yang Salah Bukan Murid, Melainkan Cara Kita Membacanya
Ada satu pertanyaan yang selalu saya bawa setiap kali memasuki sekolah. Mengapa ada murid yang datang terlambat? Mengapa ada yang memilih tidak masuk ...