Logo Sulselsatu

PT Vale Perkuat ESG 2025, Investasi Lingkungan Tembus US$43,79 Juta

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 01 Mei 2026 20:49

Lahan pascatambang yang kembali ditanami pohon. Foto: Istimewa.
Lahan pascatambang yang kembali ditanami pohon. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Vale Indonesia Tbk memperkuat implementasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sepanjang 2025 sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang.

Komitmen tersebut tercermin dalam Laporan Keberlanjutan 2025 dan Laporan Tahunan 2025 yang telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan.

Laporan ini menegaskan transformasi perusahaan menuju operasional yang lebih efisien, tangguh, dan berkelanjutan.

Baca Juga : SIBF 2026 Catat Potensi Investasi Rp9,64 Triliun, Komitmen Ekspor Capai Rp818,5 Miliar

Sepanjang 2025, PT Vale meningkatkan investasi di sektor lingkungan sebesar 54,3 persen menjadi US$43,79 juta.

Peningkatan ini mendukung percepatan dekarbonisasi dan efisiensi operasional, termasuk penurunan intensitas energi sebagai bagian dari transisi menuju operasi rendah karbon.

Dalam upaya pemulihan lingkungan, perusahaan merehabilitasi lahan pascatambang seluas 156,67 hektare di Sorowako. Selain itu, PT Vale juga menjalankan program pemulihan daerah aliran sungai seluas 2.988 hektare yang tersebar di lima provinsi.

Baca Juga : Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa

Langkah ini menunjukkan pendekatan strategis perusahaan yang tidak hanya fokus pada area tambang, tetapi juga memperkuat ketahanan ekosistem secara lebih luas.

Di bidang sosial, PT Vale meningkatkan investasi pengembangan masyarakat menjadi US$4,73 juta atau naik 18,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Program ini difokuskan pada sektor pendidikan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan pembangunan infrastruktur dasar.

Baca Juga : Dua Warga Luwu TimurTerima Beasiswa S2 PT Vale

PT Vale juga mencatat 83,3 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal, serta meningkatkan representasi perempuan menjadi 12,1 persen di seluruh organisasi.

Dari sisi tata kelola, PT Vale mencatat perbaikan peringkat risiko ESG dari Sustainalytics menjadi 23,7, dengan penurunan eksposur risiko sebesar 19,4 persen.

Selain itu, skor ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) mencapai 99,53 yang mencerminkan praktik transparansi dan akuntabilitas yang kuat.

Baca Juga : Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte

Presiden Direktur dan CEO PT Vale Bernardus Irmanto mengatakan, 2025 menjadi tahun penting dalam memperkuat peran keberlanjutan sebagai penggerak bisnis.

“Di PT Vale, ESG tertanam dalam setiap keputusan yang kami ambil, membentuk cara kami beroperasi, menciptakan nilai, dan berkontribusi bagi masa depan Indonesia. Kami meyakini bahwa keberhasilan jangka panjang hanya dapat dicapai ketika pertumbuhan dan keberlanjutan berjalan beriringan,” ujarnya.

Ke depan, PT Vale akan terus memperkuat integrasi ESG dalam berbagai proyek strategis di Sorowako, Pomalaa, dan Morowali.

Baca Juga : PT Vale Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM Morowali

Langkah ini diharapkan dapat mendukung agenda hilirisasi nasional sekaligus berkontribusi pada transisi energi global.

Dengan fondasi yang semakin kuat, PT Vale menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi Indonesia.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....