Logo Sulselsatu

VIDEO: BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat

Andi
Andi

Selasa, 05 Mei 2026 22:38

SULSELSATU.com – Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued. Pernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).

Perry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat. Saat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.

Ia menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.

Pertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah. Kredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.

Menurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah. Namun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.

Ia menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar06 Mei 2026 07:04
3 Ketum DPP KNPI Hadiri Pelantikan Vonny Ameliani, Sulsel Jadi Momentum Penyatuan
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Vonny Ameliani Suardi resmi mengemban amanah sebagai Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan periode 2026–2029 setelah dilantik...
News06 Mei 2026 07:02
Fadel Tauphan Ingin Jadikan Sekretariat KNPI Sulsel Wadah Kolaborasi Majukan Daerah
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Selatan resmi menggelar soft laun...
Hukum05 Mei 2026 22:21
Marak Tambang Galian C Ilegal di Takalar, Komisi lll DPR-RI Desak Polisi Tertibkan
SULSELSATU.com, TAKALAR – Warga di Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulsel, mengeluhkan kembali maraknya aktivitas tambang g...
Makassar05 Mei 2026 22:11
UNM Resmi Umumkan Pemenang Prapeksimida 2026, Ini Daftar Jawaranya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi mengumumkan daftar pemenang Seleksi Internal Prapeksimida 2026 setelah pelaks...