Logo Sulselsatu

25 PK5 Tamalanrea Bongkar Lapak Secara Mandiri

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 11 Mei 2026 22:27

istimewa
istimewa

SULSELSATU. com, MAKASSAR – Penataan mandiri pedagang kaki lima (PK5) di wilayah Kelurahan Tamalanrea Indah kembali dilakukan, setelah tahapan pendekatan humanis dan persuasif.

Langkah ini tidak hanya berfokus pada penertiban, tetapi juga membangun kesadaran bersama antara pemerintah dan pelaku usaha demi menciptakan kawasan yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat

Inilah terlihat saat, Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Tamalanrea mengintensifkan penataan pedagang kaki lima (PK5) di wilayah Kelurahan Tamalanrea Indah.

Pembongkaran mandiri pada Senin (11/5/2026), sebagai langkah konkret dalam mewujudkan kawasan yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat umum.

Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, mengungkapkan bahwa dalam kegiatan tersebut tercatat sebanyak 25 lapak PK5 menjadi sasaran penataan. Beberapa di antaranya diketahui telah beroperasi selama 5 hingga 10 tahun.

“Dari total 25 lapak, sebanyak 5 lapak dilakukan pembongkaran langsung di lokasi. Sementara sisanya memilih untuk melakukan pembongkaran secara mandiri sesuai kesepakatan yang telah dibangun bersama,” jelasnya.

Kegiatan penataan tersebut diawali dengan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Camat Tamalanrea, Andi Patiroi.

Apel diikuti oleh unsur pemerintah kecamatan, mulai dari Kasi Trantib, Kasi Kebersihan beserta jajaran, serta melibatkan personel Polsek Tamalanrea, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BKO Satpol PP, hingga Satlinmas.

Usai apel, tim gabungan langsung bergerak ke lapangan untuk melakukan penataan lapak PK5 sekaligus menertibkan area parkir liar yang selama ini dinilai mengganggu ketertiban umum dan kelancaran mobilitas warga.

Dia menegaskan bahwa langkah penataan ini tidak semata-mata bersifat penertiban, tetapi juga merupakan bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha terkait pentingnya menjaga ketertiban ruang publik.

Menurut Andi Patiroi, pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini mengedepankan cara-cara humanis dan persuasif, sehingga para pedagang tetap merasa dihargai tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.

“Kami lebih mengedepankan komunikasi dan kesadaran bersama. Alhamdulillah, sebagian pedagang menunjukkan itikad baik dengan membongkar lapaknya secara mandiri,” jelasnya.

Selain penertiban lapak PK5, petugas juga melakukan penataan terhadap parkir liar yang selama ini menjadi keluhan masyarakat karena menghambat akses jalan dan aktivitas sehari-hari di kawasan tersebut.

Melalui kegiatan ini dapat tumbuh kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan.

“Upaya ini, kami juga harapkan mampu mendukung terwujudnya wajah kota yang lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga,” harapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi25 September 2026 23:21
PINTU Perkenalkan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperkenalkan layanan Pintu VIP Private sekaligus memperluas akses investor Indonesia terhadap aset dunia nyata yang dit...
Ekonomi25 September 2026 21:02
OJK Dorong Inklusi Keuangan Petani Rumput Laut Lewat e-Seaweed, 200 Petani Telah Terdaftar
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) bersama International Labour Organization (ILO) dan sejum...
Bisnis25 September 2026 19:52
Kalla Aspal Perkuat Hubungan dengan Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional 2026
Kalla Aspal memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan mengunjungi beberapa pelanggan dan mitra khususnya di kota Manado, Sulawesi Utara, serta ...
Makassar25 September 2026 18:45
Yamaha GEAR ULTIMA Jadi Teman Piknik Keluarga di Makassar
Puluhan keluarga pengguna Yamaha GEAR ULTIMA berkumpul piknik bersama dalam acara ULTIMA FAMILY PICNIC di Makassar...