Logo Sulselsatu

OJK Sulselbar Perkuat Akses Keuangan Nelayan Melalui Program EKI di Sinjai

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 11 Mei 2026 11:46

Penyerahan simbolis KUR kepada masyarakat dalam program EKI OJK Sulselbar di Sinjai. Foto: Istimewa.
Penyerahan simbolis KUR kepada masyarakat dalam program EKI OJK Sulselbar di Sinjai. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, SINJAIOtoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) terus memperkuat akses keuangan bagi masyarakat pesisir melalui Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai.

Program ini dijalankan melalui kolaborasi antara OJK Sulselbar, industri jasa keuangan, dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Sinjai sebagai bagian dari upaya meningkatkan inklusi keuangan masyarakat nelayan.

Desa Tongke-Tongke dipilih karena memiliki potensi ekonomi pesisir dan aktivitas nelayan yang cukup besar.

Baca Juga : Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun

Melalui program tersebut, masyarakat diberikan edukasi terkait pengelolaan keuangan keluarga, akses pembiayaan usaha, pemanfaatan produk tabungan dan asuransi, hingga penggunaan layanan keuangan digital secara aman dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, tetapi juga meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan dan mengembangkan usaha.

Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Perizinan LJK OJK Sulselbar Arif Machfoed mengatakan, literasi dan inklusi keuangan menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

Baca Juga : OJK Dorong Digitalisasi Keuangan untuk Perkuat UMKM di Indonesia Timur

“Sinergi antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan OJK menjadi kunci dalam membangun ekosistem keuangan yang mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat desa,” ujar Arif.

Program ini diharapkan dapat menjadi penggerak penguatan ekonomi masyarakat nelayan melalui akses keuangan yang lebih luas, berkualitas, dan berkelanjutan.

OJK Sulselbar menegaskan akan terus mendorong implementasi Program Ekosistem Keuangan Inklusif di berbagai daerah sebagai bagian dari komitmen memperluas akses layanan keuangan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya saing.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....