Logo Sulselsatu

Bappeda Makassar Matangkan Perencanaan 2027, Fokus pada Kesejahteraan Warga dan Penguatan Fiskal

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Jumat, 15 Mei 2026 10:53

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar tengah mematangkan penyusunan dokumen perencanaan tahun 2027.

Orientasi utama dari perencanaan kali ini diprioritaskan pada program-program yang bersentuhan langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta dampak ekonomi yang nyata bagi warga Kota Daeng.

Langkah strategis tersebut ditekankan dalam rapat koordinasi internal dan agenda Capacity Building yang baru saja digelar. Melalui forum tersebut, Bappeda menggarisbawahi pentingnya sinkronisasi kebijakan antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar selaras dengan target makro kota. Fokus utama pembangunan akan mencakup penguatan sektor pendidikan, kesehatan, hingga digitalisasi pelayanan publik yang inklusif.

Baca Juga : Jembatani Teori dan Realitas, Mahasiswa Politeknik STIA LAN Makassar Pelajari Strategi Perencanaan Kota di Bappeda

Kepala Bappeda Kota Makassar, Muh. Dahyal, menyampaikan bahwa perencanaan tahun 2027 tidak boleh sekadar mengejar target administratif semata. Kebijakan yang dilahirkan harus mampu menjawab tantangan ekonomi makro sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tingkat akar rumput.

”Kami di Bappeda Makassar berkomitmen memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan dialokasikan untuk program yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat. Fokus kita adalah pembangunan yang inklusif, di mana pemberdayaan UMKM, perbaikan infrastruktur permukiman, dan jaminan sosial bagi warga rentan menjadi prioritas utama dalam RKPD 2027,” ujar Muh. Dahyal, Jumat (15/5/2026).

Dahyal menambahkan, kunci keberhasilan dari target-target tersebut adalah sinergi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK dan sektor swasta.

Baca Juga : Hari Kebangkitan Nasional 2026, Kepala Bappeda Makassar Ajak Masyarakat Wujudkan Pembangunan Inklusif

Melalui perencanaan yang lebih tajam, terukur, dan modern, Pemkot Makassar optimistis dapat mempertahankan tren positif pertumbuhan ekonomi. Di saat yang sama, program ini diharapkan mampu menekan angka kemiskinan dan stunting secara signifikan.

Selain fokus pada intervensi sosial-ekonomi, Bappeda Makassar juga bergerak simultan dalam memperkuat regulasi terkait pengelolaan aset dan investasi daerah.

Langkah ini diambil untuk memperkuat kapasitas fiskal kota, sehingga kemandirian ekonomi daerah semakin kokoh dalam mendukung keberlanjutan berbagai program pembangunan di masa depan. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....