Logo Sulselsatu

PT Vale dan Dinkes Lutim Gelar Lomba Desa dan Sekolah Pengendali Jentik 2026

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 21 Mei 2026 14:53

PT Vale dan Dinkes Luwu Timur gelar Lomba Desa dan Sekolah Pengendali Jentik Tahun 2026. Foto: Istimewa.
PT Vale dan Dinkes Luwu Timur gelar Lomba Desa dan Sekolah Pengendali Jentik Tahun 2026. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur bersama PT Vale Indonesia (PT Vale) berkolaborasi mengoptimalkan pencegahan dan pengendalian penyakit dengue melalui Lomba Desa dan Sekolah Pengendali Jentik Tahun 2026.

Program yang memasuki tahun keempat ini resmi dimulai melalui Pertemuan Lintas Program yang digelar di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengaktifkan kembali gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J).

Baca Juga : Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa

Sebanyak sembilan desa skala dusun dan satu sekolah tingkat SMP/sederajat yang berada di bawah binaan sembilan puskesmas wilayah pemberdayaan PT Vale akan mengikuti lomba tersebut.

Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Luwu Timur Wardan mengatakan, kolaborasi yang telah berjalan selama empat tahun terakhir memberikan dampak positif dalam menekan kasus dengue di daerah tersebut.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa penurunan kasus tidak boleh membuat masyarakat lengah karena Luwu Timur masih termasuk wilayah endemis dengue.

Baca Juga : Dua Warga Luwu TimurTerima Beasiswa S2 PT Vale

“Luwu Timur merupakan daerah endemis. Virus dan nyamuk pembawanya masih ada di sekitar kita. Jika PSN mengendur, maka potensi lonjakan kasus bisa kembali terjadi,” ujarnya.

Menurut Wardan, lomba tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bertujuan mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui penguatan gerakan G1R1J.

Selain memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan pencegahan dengue, program ini juga menanamkan kesadaran kepada siswa untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan tetap bebas jentik nyamuk.

Baca Juga : Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte

“Kompetisi ini adalah langkah awal untuk membangun kemandirian masyarakat dalam menjaga lingkungan bebas jentik,” katanya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan Berita Acara Komitmen Bersama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur dan PT Vale Indonesia terkait pelaksanaan Lomba Desa dan Sekolah Pengendali Jentik Tahun 2026.

Penandatanganan tersebut menandai dimulainya seluruh tahapan lomba yang diharapkan dapat semakin memperkuat partisipasi masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian penyakit dengue di Luwu Timur.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....