SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai NasDem, Ruslan Lallo, kembali menyerap aspirasi masyarakat melalui agenda Reses Ketiga Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 yang digelar di dua titik di Kecamatan Tallo, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Teuku Umar No.15 RT 003 RW 005, Kelurahan Buloa, serta Jalan Butta Butta Caddi No.08 RT 001 RW 001, Kelurahan Kaluku Bodoa.
Reses turut dihadiri unsur pemerintah kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua RT/RW, Kepala Wilayah Pelayanan I Perumda Air Minum Kota Makassar Rommy Arief Derianto, serta mantan Anggota DPRD Makassar Mario David.
Dalam kegiatan itu, persoalan air bersih, kebersihan lingkungan, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, hingga perlindungan generasi muda dari narkoba dan kenakalan remaja menjadi isu utama yang disampaikan warga.
Pada titik pertama di Kelurahan Buloa, Ruslan Lallo menegaskan kehadirannya bukan sekadar menjalankan kewajiban sebagai anggota legislatif, tetapi juga untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat dan memastikan setiap aspirasi mendapat tindak lanjut.
“Saya hadir di sini untuk mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, baik terkait pembangunan, pelayanan maupun kesejahteraan warga. Aspirasi yang disampaikan akan kami kawal agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah,” ujar Ruslan.
Politisi dengan tagline AjjiaMo itu mengaku memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat pesisir karena lahir dan tumbuh di lingkungan pinggir sungai.
Karena itu, ia mengaku memahami berbagai persoalan yang dihadapi warga, khususnya di kawasan Sengkabatu dan sekitarnya.
“Saya juga anak sungai. Saya merasa sedih jika melihat kondisi masyarakat pesisir yang masih menghadapi berbagai keterbatasan. Karena itu saya ingin mendengar langsung apa yang harus diperjuangkan untuk warga di sini,” katanya.
Selain itu, H Ruslan Lallo juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung program Pemerintah Kota Makassar, seperti urban farming dan pemilahan sampah dari rumah tangga.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan lingkungan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

“Saya berharap warga mendukung program pemerintah. Kebersihan lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama agar kawasan kita menjadi lebih sehat dan nyaman,” ujarnya.
Salah satu persoalan yang banyak dikeluhkan warga adalah ketersediaan air bersih. Menanggapi hal tersebut, Kepala Wilayah Pelayanan I Perumda Air Minum Kota Makassar, Rommy Arief Derianto, yang hadir dalam reses tersebut langsung memberikan penjelasan mengenai langkah yang akan dilakukan perusahaan.
Rommy mengatakan pihaknya akan melakukan peninjauan lapangan dan pemetaan jaringan distribusi untuk mencari solusi terbaik bagi warga yang selama ini mengalami kendala pasokan air.
“Kami akan meninjau langsung lokasi dan mempelajari jaringan yang ada. Dari pengamatan awal, diameter pipa yang melayani kawasan ini masih relatif kecil sehingga perlu dicari alternatif suplai dengan kapasitas yang lebih besar,” jelas Rommy.
Ia menambahkan, Perumda Air Minum Kota Makassar juga akan mengusulkan rehabilitasi jaringan pipa apabila hasil kajian teknis menunjukkan kebutuhan peningkatan kapasitas distribusi.
Selain itu, usulan warga terkait penyediaan tandon air juga akan diteruskan kepada direksi untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan perusahaan.
“Untuk kebutuhan tandon akan kami sampaikan ke direksi melalui bidang terkait. Sementara untuk solusi jangka panjang, kami akan mencari titik suplai terbaik agar distribusi air bisa lebih optimal,” katanya.
Dititik kedua di Kelurahan Kaluku Bodoa, Ruslan Lallo kembali menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan sebagai modal utama pembangunan.
“Mari kita menjaga silaturahmi, persatuan dan kekompakan. Pembangunan akan lebih mudah terwujud jika masyarakat saling mendukung dan bekerja sama,” ujarnya.
Ruslan juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai persoalan sosial yang saat ini menjadi perhatian di Kota Makassar, seperti geng motor, tawuran, busur, judi online hingga penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, peran keluarga menjadi faktor penting dalam menjaga generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif.
“Saya minta kepada seluruh orang tua untuk terus mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai mereka terpengaruh hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Mario David, mengungkapkan bahwa sejumlah warga Kelurahan Kaluku Bodoa kini telah memiliki pekerjaan dan penghasilan setelah hadirnya unit usaha yang dibangun melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan Ruslan Lallo.
Menurutnya, keberadaan usaha tersebut telah membuka lapangan kerja bagi pemuda maupun ibu rumah tangga yang sebelumnya kesulitan memperoleh pekerjaan.
“Alhamdulillah, berkat dukungan Pak Ruslan Lallo dan kerja sama berbagai pihak, tempat ini akhirnya bisa beroperasi dan memberikan pekerjaan kepada warga sekitar. Banyak anak muda dan ibu-ibu yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan, sekarang sudah bekerja dan dapat membantu menopang ekonomi keluarganya,” ujar Mario.
Ia menuturkan, manfaat yang dirasakan masyarakat tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga berdampak terhadap kondisi sosial lingkungan. Sejumlah pemuda yang sebelumnya rentan terlibat dalam pergaulan negatif kini memiliki aktivitas dan pekerjaan yang lebih produktif.
“Anak-anak muda yang dulunya tidak memiliki kegiatan tetap, sekarang sudah bekerja. Lingkungan juga menjadi lebih tertib dan kondusif karena mereka memiliki kesibukan yang positif,” katanya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar