Logo Sulselsatu

Penjual Sate di Makassar Diamuk Massa Usai Diduga Lecehkan 4 Orang Anak di Bawah Umur

Asrul
Asrul

Minggu, 24 Mei 2026 08:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria penjual sate di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diamuk massa usai diduga melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur. Polisi yang tiba di lokasi kemudian langsung mengamankan terduga pelaku setelah sempat dimassa warga sekitar.

“Saat kami tiba, massa sudah berkumpul dan melakukan aksi perusakan terhadap gerobak sate milik pelaku. Kami segera mengamankan kedua orang tersebut ke kantor untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena massa yang saat itu sangat banyak,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Andi Abdul Latief kepada wartawan, Jumat (22/5/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Mangerangi, Kelurahan Bongaya, Kecamatan Tamalate, Makassar, pada Jumat (22/5). Latief mengatakan, dugaan pelecehan itu kerap terjadi saat para korban melintas di depan tempat pelaku berjualan sate.

Baca Juga : Korban Pencurian Helm di Makassar Kecewa Laporan Mandek di Polsek Panakkukang

“Menurut keterangan korban, kejadian ini sudah berlangsung sekitar sebulan. Pelaku memanggil korban dan melontarkan yang merujuk pada mengingat kalimat seksi,” ungkapnya.

Latief menyebut hingga kini terdapat empat korban yang diduga kerap menjadi sasaran pelecehan oleh pelaku. Keempat korban tersebut mayoritas masih berstatus pelajar sekolah menengah pertama (SMP).

“Korbannya tidak hanya satu, tapi ada empat orang yang semuanya masih anak-anak,” sebutnya.

Baca Juga : Pria Lansia Ditemukan Tewas di Dalam Toilet Masjid Rujab Gubernur Sulsel

Latief menuturkan pihaknya belum melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku karena saat itu pihaknya fokus mengevakuasi terduga pelaku dari amukan massa.

Pihaknya juga telah mengarahkan orang tua korban untuk membuat laporan resmi di Unit PPA Polrestabes Makassar.

“Saat ini kami belum sempat melakukan interogasi mendalam karena fokus utama adalah mengevakuasi pelaku dari amukan massa. Selanjutnya, kami mengarahkan para orang tua korban untuk segera membuat laporan resmi ke Polrestabes Makassar agar kasus ini ditangani secara hukum,” jelasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zulkarnaim
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan25 Juli 2026 22:58
Legislator Makassar Desak GMTD Bangun Instalasi Pengolahan Air, Jangan Bebani PDAM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi C DPRD Makassar Ray Suryadi Arsyad mendesak PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) membangun inst...
Makassar25 Juli 2026 22:18
FIFGROUP Edukasi Warga Makassar Kelola Sampah Bernilai Ekonomi Lewat Bank Sampah Binaan
PT Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Makassar II mengajak masyarakat mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab melalui Program Ban...
Makassar25 Juli 2026 21:39
DPRD Makassar Ungkap Perumahan Milik GMTD Berisi 2 Ribu Hunian Tanpa Rumah Ibadah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPRD Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengungkap Perumahan Green River View milik PT Gowa Makassar Tourism Develo...
Kriminal25 Juli 2026 21:37
Korban Pencurian Helm di Makassar Kecewa Laporan Mandek di Polsek Panakkukang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang warga Makassar bernama Fatil (25) mengaku kecewa lantaran laporan pencurian helm yang dilayangkannya ke Polse...