Logo Sulselsatu

Dialog Bersama Warga Mamajang, Andre Tanta Tegaskan APBD Harus Tepat Sasaran

Asrul
Asrul

Minggu, 24 Mei 2026 19:16

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi NasDem, Andre Prasetyo Tanta (APT) menutup rangkaian kegiatan pengawasan APBD Sulsel dengan turun langsung menyapa warga di Kelurahan Baji Mappakasunggu, Kecamatan Mamajang, Makassar, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban itu dihadiri Lurah Baji Mappakasunggu Bad Rasyid Sharul, unsur tripilar kelurahan, tokoh masyarakat, serta warga yang memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungannya.

Salah satu aspirasi datang dari Baso Amir, warga yang meminta perhatian pemerintah terhadap persoalan drainase di Jalan Baji Gau. Menurutnya, setiap musim hujan, kawasan tersebut kerap dilanda banjir akibat saluran air yang dinilai belum optimal.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Belum Putuskan Status Lahan Parkir Hotel Arthama

“Kalau hujan deras, air cepat meluap. Kami berharap ada perhatian serius agar persoalan ini tidak terus berulang setiap tahun,” ujar Baso Amir di hadapan APT.

Tak hanya soal infrastruktur, perhatian terhadap para kader kesehatan juga mencuat dalam dialog tersebut. Ibu Kartini, salah seorang warga, menyoroti kesejahteraan kader Posyandu yang selama ini dinilai masih jauh dari harapan.

Menurutnya, kader Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam mendampingi ibu dan anak. Namun, perhatian terhadap kesejahteraan mereka dinilai masih minim.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Bahas Status Lahan Parkir Hotel Arthama, Anggota Dewan Terbelah

“Insentif kader Posyandu hanya sekitar Rp100 ribu dan pembayarannya tiga bulan sekali. Padahal mereka bekerja ikhlas membantu masyarakat,” ungkapnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andre Prasetyo Tanta menegaskan bahwa semua masukan warga akan menjadi catatan penting untuk ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah.

“Pengawasan APBD bukan hanya melihat program berjalan atau tidak, tetapi memastikan anggaran benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Keluhan soal drainase dan perhatian terhadap kader Posyandu ini tentu menjadi perhatian kami,” ujar Ketua Komisi C DPRD Sulsel itu.

Baca Juga : Sufriadi Arif Terima Aspirasi Mahasiswa soal Karhutla, Sembilan Tuntutan Bakal Diteruskan

APT juga mengapresiasi keterbukaan warga yang aktif menyampaikan persoalan di lingkungannya. Menurutnya, dialog seperti ini menjadi ruang penting agar kebijakan pemerintah semakin tepat sasaran dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat bawah.

“Suara warga adalah prioritas kami. Karena dari lapangan seperti inilah kita tahu apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...
News27 Oktober 2026 20:38
PLN UIP Sulawesi Perkuat Infrastruktur demi Pemerataan Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui upacara di Kantor PLN UIP Sulawesi, Sela...
News27 Oktober 2026 18:59
PATSI UMI Gandeng Waskita–Adhi KSO, Siapkan SDM Konstruksi Muda melalui Program Magang Fresh Graduate
SULSELSATU, MAKASSAR — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (DPP PATSI UMI) mulai merealisasikan komitmen...