Logo Sulselsatu

Dugaan Permainan Terstruktur MBG, Kejati Didesak Periksa Korwil BGN Gowa dan Koordinator SPPI Sulsel

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 09 Juni 2026 17:39

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Puluhan massa yang tergabung dalam Front Advokasi Anti Mafia MBG (FAM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Selasa (9/6/2026).

Dalam aksinya, massa sempat melakukan blokade jalan sebagai bentuk protes dan desakan agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan terkait dugaan praktik terstruktur yang terjadi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Aksi tersebut diterima langsung oleh Kasi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi. Dalam pertemuan dengan perwakilan massa aksi, pihak Kejati Sulsel menyatakan komitmennya untuk mengatensi dan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan, serta meminta agar seluruh bukti dan dokumen pendukung segera dilampirkan guna menjadi bahan telaah dan proses hukum lebih lanjut.

FAM dalam aksinya melaporkan dugaan keterlibatan oknum Korwil BGN Gowa dan Koordinator SPPI Sulawesi Selatan yang diduga memiliki keterkaitan dengan praktik yang dinilai menyimpang dari prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik. Meski demikian, seluruh tuduhan tersebut tetap harus dibuktikan melalui mekanisme hukum yang berlaku dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Jenderal Lapangan FAM, Syarif, menegaskan bahwa dugaan kejahatan yang bersifat terstruktur dan sistematis tidak boleh dibiarkan berkembang tanpa pengawasan dan penindakan yang tegas dari aparat penegak hukum.

“Kami mengapresiasi komitmen Kejati Sulsel yang telah menerima dan mengatensi aspirasi masyarakat. Namun kami menegaskan bahwa apabila dugaan ini terbukti, maka tidak boleh ada toleransi terhadap praktik-praktik yang mencederai integritas program negara. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kejahatan terstruktur yang merugikan kepentingan publik,” tegas Syarif.

Ia juga menyampaikan bahwa FAM tengah menyiapkan sejumlah dokumen dan bukti pendukung yang akan segera diserahkan kepada Kejati Sulsel dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya mendorong proses penegakan hukum berjalan secara objektif, profesional, dan tanpa tebang pilih.

“Kami akan segera melengkapi seluruh bukti pendukung yang kami miliki. Harapan kami, Kejati Sulsel dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, independen, dan transparan terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat tanpa memandang jabatan maupun kedudukannya,” lanjutnya.

FAM menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga terdapat kepastian hukum yang jelas. Mereka juga meminta Kejati Sulsel untuk membuktikan komitmennya dalam memberantas setiap dugaan praktik yang berpotensi mengarah pada penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, maupun tindak pidana korupsi di lingkungan penyelenggaraan Program MBG.

Aksi tersebut ditutup dengan penyerahan dokumen awal kepada pihak Kejati Sulsel serta komitmen massa untuk kembali melakukan pengawalan apabila proses penanganan laporan tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....