Logo Sulselsatu

PT Vale Pamerkan Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular di Ajang Lingkungan Internasional

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 11 Juni 2026 19:27

Pameran pengelolaan sampah PT Vale di ajang lingkungan internasional. Foto: Istimewa.
Pameran pengelolaan sampah PT Vale di ajang lingkungan internasional. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTAPT Vale Indonesia Tbk menampilkan praktik pengelolaan sampah berkelanjutan yang dikembangkan di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur dalam ajang Indonesia International Environment Technology and Innovation Expo & Conference (Invirotech) 2026.

Invirotech 2026 berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), 11-13 Juni 2026.

Partisipasi tersebut menjadi bagian dari dukungan PT Vale terhadap upaya pengurangan sampah dan pengembangan ekonomi sirkular yang diinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Baca Juga : Catut Nama Adat untuk Palang Seba-seba, Gusti Riadi Terancam Hukuman 14 Tahun

Dalam pameran bertema “Green Solution Technology for Climate Action” itu, PT Vale memperkenalkan sejumlah program pengelolaan sampah yang telah diterapkan di wilayah operasionalnya, termasuk pemanfaatan maggot Black Soldier Fly (BSF) untuk mengolah sampah organik.

Presiden Direktur PT Vale Indonesia Bernardus Irmanto mengatakan, praktik yang ditampilkan merupakan implementasi nyata yang telah berjalan di Sorowako selama beberapa tahun terakhir.

“Apa yang kami bawa ke Jakarta bukan sekadar konsep. Ini adalah praktik yang sudah berjalan di Sorowako, mulai dari rumah karyawan hingga fasilitas pengolahan sampah. Kami percaya perusahaan tambang bisa menjadi bagian dari solusi lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Mitigasi Karhutla di Seluruh Wilayah Konsesi

Salah satu program yang diperkenalkan adalah Emberisasi, yaitu gerakan pemilahan sampah organik dari rumah tangga yang mulai diterapkan sejak Desember 2024.

Program tersebut melibatkan 100 rumah karyawan di kawasan Perumahan Pontada dan mampu mengumpulkan sekitar 100 kilogram sampah organik per hari.

Sampah yang terkumpul kemudian diolah di fasilitas pemilahan yang menangani 12 hingga 15 ton sampah setiap hari. Sebagian diolah menjadi kompos, sementara sisanya dimanfaatkan sebagai pakan maggot BSF yang mampu mengurai sampah organik secara efektif.

Baca Juga : PT Vale Tekankan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Fondasi Keberlanjutan

Selain itu, sampah anorganik seperti plastik, botol kaca, dan besi bekas disalurkan ke bank sampah dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

PT Vale mencatat sekitar empat ton sampah terpilah disalurkan setiap tahun melalui program tersebut.

Untuk mendukung pengelolaan sampah terpadu, perusahaan mengalokasikan anggaran lebih dari Rp700 juta per tahun.

Baca Juga : PT Vale Tanam 50 Mangrove dan 200 Lamun di Pesisir Luwu Timur

Menurut Bernardus, sistem yang dibangun PT Vale melibatkan kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah guna menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Partisipasi PT Vale dalam Invirotech 2026 juga sejalan dengan target perusahaan untuk mencapai nol sampah ke tempat pemrosesan akhir (TPA) pada 2050, sekaligus mendukung agenda Indonesia ASRI dan visi Indonesia Emas 2045.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News12 September 2026 22:25
Catut Nama Adat untuk Palang Seba-seba, Gusti Riadi Terancam Hukuman 14 Tahun
Rangkaian aksi pemalangan lahan di area konsesi pertambangan group Mining Industry Indonesia (MIND ID) di Seba-seba, Morowali yang selama ini diposisi...
Video12 September 2026 20:20
VIDEO: Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar di Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulau...
Makassar12 September 2026 15:20
Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar Diduga Ditimbun di Bontoharu Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kep...
Bisnis12 September 2026 08:12
New Veloz Hybrid EV Dongkrak Penjualan Toyota di Segmen Low MPV
Kehadiran New Veloz Hybrid EV mendapat respons positif dari pasar dan turut memperkuat posisi Toyota di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV)....