Logo Sulselsatu

Syaharuddin Ajak Masyarakat Jaga Nilai Agama di Tengah Perkembangan Zaman

Asrul
Asrul

Sabtu, 13 Juni 2026 21:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menghadiri kegiatan Safari Dakwah yang menghadirkan penceramah Ummi Pipik dan Ustazah Zaenab di Masjid Agung Pangkajene, Sabtu 13 Juni 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema “Membangun Generasi Qur’ani di Era Modern” tersebut diikuti ratusan masyarakat dan turut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh perempuan, serta jajaran organisasi kemasyarakatan.

Baca Juga : Susuri Aka-akae, Talumae, dan Mojong, Syaharuddin Kawal Aliran Air untuk Sawah Petani

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif hadir bersama Wakil Bupati Nurkanaah. Turut mendampingi Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sidrap Andi Rieskha Rahmat, pengurus TP PKK, serta sejumlah pejabat lingkup Pemkab Sidrap.

Suasana masjid dipenuhi masyarakat dari berbagai wilayah yang datang untuk mengikuti tausiah dan mendengarkan pesan-pesan keagamaan yang disampaikan.

Dalam sambutannya, Syaharuddin menyampaikan apresiasi atas kehadiran para penceramah yang dinilai membawa energi positif sekaligus memperkuat semangat keagamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga : Sidrap Perkuat Kerja Sama Perdagangan Antardaerah, Buka Akses Pasar Komoditas Unggulan

“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ummi Pipik dan Ustazah Zaenab di Sidrap. Kehadiran beliau menjadi ruang berbagi ilmu sekaligus memperkuat semangat keislaman masyarakat,” ujar Syaharuddin.

Menurutnya, kegiatan dakwah seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat pembinaan karakter masyarakat dan menjaga nilai religius di tengah perkembangan zaman.

Ia menilai Sidrap selama ini memiliki identitas kuat sebagai daerah yang dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an dan tradisi keagamaan.

Baca Juga : Lawan Harga Telur Anjlok, Pemkab Sidrap Gaungkan Gerakan Makan 2 Butir Sehari

“Kegiatan seperti ini semakin memperkuat jati diri Sidrap sebagai daerah religius dan menjadi motivasi agar kecintaan terhadap Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat,” katanya.

Syaharuddin juga menyoroti peran perempuan, khususnya para ibu, dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan memiliki fondasi keagamaan yang kuat.

Menurutnya, keluarga menjadi ruang pendidikan pertama yang menentukan kualitas generasi masa depan.

Baca Juga : 300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern

“Perempuan memiliki peran besar dalam membentuk anak-anak yang saleh, berilmu, dan berkarakter. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai agama,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap kegiatan keagamaan seperti Safari Dakwah dapat terus menjadi ruang penguatan nilai spiritual sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, semangat membangun generasi Qur’ani diharapkan semakin berkembang dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang religius dan berdaya saing.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...