Logo Sulselsatu

Lawan TBC, Pemkab Takalar Kukuhkan 110 Duta untuk Wujudkan Eliminasi Tahun 2030

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Rabu, 17 Juni 2026 14:46

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, TAKALAR – Pemerintah Kabupaten Takalar memperkuat langkah menuju eliminasi Tuberkulosis (TBC) dengan meluncurkan program Assamaturu Bebas TBC (Aksi Sistematis Bebaskan TBC). Program inovatif yang digagas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr. Hj. Nilal Fauziah, M.Kes, ini menjadi gerakan kolaboratif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk menekan angka kasus TBC hingga mencapai target eliminasi pada 2030.

Peluncuran program berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Rabu (17/6/2026), yang dirangkaikan dengan pengukuhan 110 Duta Assamaturu Bebas TBC oleh Bupati Takalar. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi profesi kesehatan, pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan, serta berbagai elemen masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr. Hj. Nilal Fauziah, menjelaskan bahwa Assamaturu, yang dalam bahasa Makassar berarti bergerak bersama, menjadi filosofi utama gerakan ini dalam menyatukan seluruh komponen masyarakat untuk melawan TBC.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Pemkab Takalar Inventarisasi Indikasi Geografis dan Permudah UMKM Lewat Perseroan Perorangan

Menurutnya, eliminasi TBC tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, hingga tokoh agama dan tokoh adat.

“Semangat Assamaturu adalah semangat bergerak bersama menuju tujuan yang sama, yaitu mewujudkan Takalar bebas TBC melalui kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, estimasi kasus TBC pada 2025 mencapai 1.247 kasus. Meski capaian penemuan kasus telah mencapai 78 persen dan tingkat keberhasilan pengobatan berada di angka 89 persen, masih terdapat tantangan berupa rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri, stigma terhadap penderita TBC, serta pasien yang belum menyelesaikan pengobatan hingga tuntas.

Baca Juga : Bupati Takalar dan Kakanwil Kemenkum Sepakat Perkuat Posbankum, Layanan Hukum Kini Menjangkau Hingga Desa

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Takalar menerapkan pendekatan Heptahelix, yang mengintegrasikan peran pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, tokoh agama, dan tokoh adat dalam upaya pencegahan, deteksi dini, pendampingan, hingga pengobatan pasien TBC.

Sebanyak 110 Duta Assamaturu Bebas TBC yang dikukuhkan akan menjadi ujung tombak edukasi di desa dan kelurahan. Mereka bertugas memberikan penyuluhan kepada masyarakat, mendorong pemeriksaan dini bagi warga yang bergejala, serta mendampingi pasien agar menjalani pengobatan secara lengkap hingga sembuh.

Sebagai penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat, Pemerintah Kabupaten Takalar juga membentuk Pos TBC Desa di seluruh 110 desa dan kelurahan. Pos tersebut akan menjadi pusat skrining, edukasi, pendampingan pasien, sekaligus mempercepat pelaporan kasus secara terintegrasi.

Baca Juga : Bupati Takalar Pilih Pembinaan, 90 Persen Desa Tindak Lanjuti Temuan Audit Keuangan

Dr. Nilal Fauziah menegaskan bahwa TBC merupakan penyakit yang dapat disembuhkan apabila ditemukan sejak dini dan pasien menjalani pengobatan secara teratur hingga selesai. Karena itu, partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.

Melalui gerakan Assamaturu Bebas TBC, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis mampu mempercepat penurunan angka kasus TBC sekaligus mewujudkan target Takalar Bebas TBC 2030. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan lahir masyarakat Takalar yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....