Logo Sulselsatu

PJM Tanam 2.500 Pohon di Maros, Dukung Pelestarian Lingkungan dan SDGs

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 20 Juni 2026 16:04

PJM tanam pohon di Maros, Sulsel. Foto: Istimewa.
PJM tanam pohon di Maros, Sulsel. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAROS – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), menanam 2.500 pohon berkayu keras di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Penanaman ini sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026.

Kegiatan yang digelar pada 18 Juni 2026 itu merupakan bagian dari gerakan penanaman 20.000 pohon yang dilakukan Pelindo Group secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga : Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Kerja Sama Maritim

Senior Vice President Sekretaris Perusahaan PJM Tubagus Patrick mengatakan, penanaman pohon menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Hari ini, PJM menanam sebanyak 2.500 bibit pohon keras dengan serapan karbon yang baik, seperti pohon jati dan mahoni yang memiliki manfaat ekologis dan ekonomi,” ujar Tubagus.

Menurutnya, lokasi penanaman di Kecamatan Tanralili dipilih karena memiliki lahan yang cukup luas untuk mendukung program penghijauan secara terpola sekaligus mendukung penghitungan dampak penyimpanan karbon (carbon storage).

Baca Juga : PJM Perkuat Keselamatan Kerja Lewat Program SAIL

“Lokasi penanaman pohon di Tanralili ini dipilih karena untuk penghitungan dampak carbon storage perlu dilakukan penanaman terpola di lahan yang cukup luas,” katanya.

Kegiatan tersebut melibatkan manajemen dan karyawan perusahaan, komunitas lingkungan, serta masyarakat setempat. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung keberhasilan program penghijauan secara berkelanjutan.

Camat Tanralili Sudarmin mengapresiasi kontribusi PJM dalam mendukung pelestarian lingkungan di wilayahnya.

Baca Juga : Kunjungan Kapal PJM Wilayah 2 Tumbuh 16 Persen

“Kami juga berharap agar program ini terus berkelanjutan di daerah lain di Tanralili, dengan jenis pohon lainnya seperti pohon buah yang juga dapat memberikan nilai ekonomi kepada masyarakat,” ujarnya.

Program penanaman pohon ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek lingkungan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan SDG 15 tentang Menjaga Ekosistem Daratan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....