SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono, menargetkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mampu merebut posisi Ketua DPRD Sulawesi Selatan pada Pemilu 2029.

Target tersebut disampaikan usai melantik pengurus DPW PPP Sulsel di bawah kepemimpinan Ilham Ari Fauzi di Hotel Claro Makassar, Sabtu (20/6/2026).
Baca Juga : Dari Doa Orang Tua hingga Takdir, Kisah Ilham Ari Fauzi Resmi Nakhodai PPP Sulsel
Mardiono optimistis target itu dapat dicapai karena jajaran pengurus baru DPW PPP Sulsel dinilai diisi oleh tokoh dan politisi berpengalaman. Menurutnya, komposisi kepengurusan tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kekuatan partai menghadapi Pemilu 2029.
“Pengurus baru ini di PPP Sulsel alhamdulillah tergambar ada tokoh-tokoh dan politisi-politisi yang handal sehingga insyaallah bisa lebih meningkatkan perjuangan pada Pemilu 2029,” kata Mardiono.
Ia mengakui perolehan suara PPP di Sulawesi Selatan pada Pemilu 2024 mengalami peningkatan. Namun, capaian tersebut belum membuat partainya puas. PPP, kata dia, kini memasang target lebih tinggi, yakni menjadi partai yang memimpin DPRD Sulsel.
Baca Juga : Pelantikan DPW PPP Sulsel Akan Dirangkaikan Penyerahan 21 SK Ketua DPC se-Sulawesi Selatan
“Saya mungkin giliran PPP nanti memimpin DPRD di Sulawesi Selatan. Ini akan diperjuangkan. Begitu juga nanti kita berjuang di tingkat eksekutif,” ujarnya.
Mardiono menegaskan perjuangan meraih kemenangan di legislatif dan eksekutif harus berjalan seiring. Menurutnya, kedua target tersebut menjadi program kerja utama partai dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
Di tingkat nasional, Mardiono juga menyatakan PPP menargetkan kembali meningkatkan perolehan kursi di DPR RI. Ia menilai kekuatan partai di daerah masih terjaga karena basis suara akar rumput tetap solid.
Baca Juga : Pengurus DPW PPP Sulsel Dilantik Mardiono 20 Juni, Ilham Ari Fauzi Siapkan Kejutan
“Suara kita masih besar di tingkat daerah. Hanya memang ada kekurangan di tingkat pusat. Karena suara itu berasal dari daerah, tinggal bagaimana disinkronisasi agar tetap stabil dan bisa meningkatkan kembali perolehan kursi,” jelasnya.
Menanggapi gugatan terhadap hasil Muktamar PPP, Mardiono menegaskan persoalan tersebut merupakan sengketa internal yang tidak akan mengganggu jalannya konsolidasi partai.
“Kalau digugat itu kan sengketa internal. Dalam keluarga juga biasa ada perbedaan pendapat. Insyaallah tidak mengganggu pekerjaan partai. Konsolidasi nasional, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan tetap berjalan,” tegasnya.
Baca Juga : Muscab Serentak PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi Tekankan Soliditas dan Kelengkapan Struktur
Ia mengibaratkan dinamika di internal partai seperti perbedaan pendapat dalam sebuah keluarga yang merupakan hal lumrah. Karena itu, Mardiono memastikan seluruh agenda organisasi tetap berjalan sesuai rencana menjelang persiapan Pemilu 2029.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar