Logo Sulselsatu

Kunker ke Barru, Komisi B DPRD Sulsel Fokus DBH, BPJS, dan Optimalisasi Aset

Asrul
Asrul

Selasa, 23 Juni 2026 20:56

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BARRU – Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Azizah Irma Wahyudiyanti, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Barru bersama jajaran Komisi B DPRD Sulsel, Selasa (23/6/2026).

Kunjungan yang diterima Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, di Ruang Rapat Lantai 5 Kantor Bupati Barru tersebut menjadi kunjungan kerja perdana Komisi B DPRD Sulsel ke Barru sejak dilantik sekitar satu tahun lalu.

Dalam kesempatan itu, Abustan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi B DPRD Sulsel yang dinilainya menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Belum Putuskan Status Lahan Parkir Hotel Arthama

Menurutnya, Kabupaten Barru saat ini menghadapi berbagai tantangan fiskal akibat menurunnya kapasitas anggaran daerah. PAD Kabupaten Barru yang mencapai sekitar Rp60 miliar sebagian besar masih bersumber dari sektor layanan kesehatan, sementara PAD murni yang dapat digunakan untuk pembangunan daerah hanya sekitar Rp38 miliar.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten terus diperkuat. Daerah membutuhkan dukungan agar pelayanan publik dan pembangunan dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Abustan.

Ia juga berharap sejumlah persoalan yang dihadapi daerah, seperti tunggakan Dana Bagi Hasil (DBH), kebijakan sharing pembiayaan BPJS Kesehatan, hingga dukungan pembangunan infrastruktur dapat menjadi perhatian bersama.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Bahas Status Lahan Parkir Hotel Arthama, Anggota Dewan Terbelah

Sementara itu, Azizah mengatakan kunjungan tersebut selain untuk mempererat silaturahmi, juga membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Tahun 2025.

“Kunjungan ini selain sebagai ajang silaturahmi, juga bertujuan membahas sejumlah hal strategis, khususnya terkait tindak lanjut LHP BPK Tahun 2025,” ujarnya.

Menurut Azizah, meski Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), masih terdapat sejumlah catatan penting dari BPK yang perlu mendapat perhatian bersama, termasuk persoalan Dana Bagi Hasil (DBH).

Baca Juga : Sufriadi Arif Terima Aspirasi Mahasiswa soal Karhutla, Sembilan Tuntutan Bakal Diteruskan

“Kami memahami bahwa di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini, DBH sangat diharapkan oleh pemerintah kabupaten dan kota untuk mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, persoalan DBH menjadi perhatian serius DPRD Sulsel karena berpengaruh langsung terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.

Selain itu, Komisi B DPRD Sulsel juga menyoroti kebijakan sharing pembiayaan BPJS Kesehatan yang dinilai perlu mendapatkan kejelasan agar tidak membebani pemerintah daerah.

Baca Juga : Legislator Golkar Sulsel LBK Apresiasi Betonisasi Jalan Burung-Burung–Bili-Bili di Gowa

“Kami berharap ke depan ada kebijakan yang lebih baik dan lebih jelas sehingga pemerintah daerah memiliki kepastian dalam penganggaran, khususnya untuk menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat,” jelas Azizah.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi B DPRD Sulsel juga membahas Ranperda Pengelolaan Aset yang saat ini sedang dibahas Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Sulsel. Pemerintah Kabupaten Barru diharapkan dapat membantu penyediaan data terkait aset milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang berada di wilayah Barru.

“Kami berharap aset-aset milik Pemerintah Provinsi yang berada di Kabupaten Barru dapat terdata dengan baik. Jika terdapat aset yang potensial untuk dikembangkan dan menghasilkan nilai ekonomi, tentu dapat menjadi peluang meningkatkan pendapatan daerah,” ungkapnya.

Baca Juga : HUT ke-357 Sulsel, Cicu Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Pemenuhan Kebutuhan Dasar

Azizah berharap kunjungan kerja tersebut dapat memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Barru dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Semoga pertemuan ini tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten demi kemajuan Sulawesi Selatan secara bersama-sama,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...
News27 Oktober 2026 20:38
PLN UIP Sulawesi Perkuat Infrastruktur demi Pemerataan Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui upacara di Kantor PLN UIP Sulawesi, Sela...
News27 Oktober 2026 18:59
PATSI UMI Gandeng Waskita–Adhi KSO, Siapkan SDM Konstruksi Muda melalui Program Magang Fresh Graduate
SULSELSATU, MAKASSAR — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (DPP PATSI UMI) mulai merealisasikan komitmen...