SULSELSATU.com, BUTON TENGAH – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla kembali menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui program Sirkumsisi Sehat.
Sebanyak 188 anak dari keluarga duafa di Kabupaten Buton Tengah mengikuti program sunat gratis yang digelar di Desa Kamama Mekar, Kecamatan Gu, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen LAZ Hadji Kalla melalui Program Humanity and Environment untuk memperluas akses layanan kesehatan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Baca Juga : Kalla Toyota Trust Catat Rekor Penjualan, Permintaan Meluas hingga Sulbar dan Sultra
Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, kegiatan ini melibatkan 80 tenaga medis yang terdiri atas dokter, perawat, dan relawan kesehatan.
Seluruh peserta mendapatkan layanan sesuai standar medis sehingga proses sirkumsisi dapat berlangsung aman dan nyaman.
Bupati Buton Tengah Azhari yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kontribusi LAZ Hadji Kalla dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial dan kesehatan.
Baca Juga : Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi
“Terima kasih kepada LAZ Hadji Kalla sudah banyak bantuan yang diberikan selama ini, semoga kolaborasi ini tetap terjalin,” ujarnya.
Program Manager Humanity and Environment LAZ Hadji Kalla, Sapril Akhmady, mengatakan program sirkumsisi sehat merupakan salah satu kegiatan yang secara rutin dilaksanakan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh layanan kesehatan yang layak.
“Kegiatan sirkumsisi sehat ini merupakan salah satu program yang secara konsisten kami hadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak dari keluarga duafa. Kami memahami bahwa bagi sebagian keluarga, biaya sirkumsisi masih menjadi tantangan sehingga melalui program ini LAZ Hadji Kalla ingin memastikan setiap anak tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak dan berkualitas,” kata Sapril.
Baca Juga : Baruga Pathway SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bantu Siswa Tembus Kampus Internasional
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga memberikan ketenangan bagi keluarga penerima manfaat.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga medis, relawan, dan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam memperluas manfaat program hingga ke wilayah yang membutuhkan.
“Ke depan, LAZ Hadji Kalla akan terus berupaya menghadirkan program-program kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memperluas akses layanan kesehatan bagi kelompok yang masih memiliki keterbatasan,” tambahnya.
Baca Juga : Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Salah satu pihak yang terlibat dalam pendampingan masyarakat, Andi Aria mengaku program khitanan massal tersebut sangat membantu keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Sangat bersyukur dengan dilaksanakan kegiatan khitanan massal ini karena dapat membantu masyarakat yang kurang mampu. Apalagi saat ini, berbagai kebutuhan masyarakat terus meningkat sehingga bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung,” ujarnya.
Selain program kesehatan, LAZ Hadji Kalla sebelumnya juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat pesisir di Buton Tengah melalui budidaya kerang mutiara yang berhasil menghasilkan 3.000 ekor kerang mutiara mabe pada siklus pertama.
Baca Juga : KALLA Perkuat Kedekatan Keluarga dan Semangat Belajar Anak Lewat Little Explorers
Melalui berbagai program di bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, LAZ Hadji Kalla terus berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar