SULSELSATU.com, MAKASSAR – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan agenda pergantian kepemimpinan partai di tingkat provinsi tersebut.
Sejumlah aspek teknis disebut telah memasuki tahap akhir sambil menunggu penetapan jadwal resmi dari DPP Partai Golkar.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel dan dihadiri jajaran panitia, di antaranya Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel Kadir Halid, Ketua Organizing Committee Lukman B. Kady, Sekretaris Panitia Andi Patarai Amir, serta unsur kepanitiaan lainnya.
Baca Juga : Jadwal Musda Golkar Sulsel Belum Jelas, Alasannya Terbentur Kesibukan Bahlil Lahadalia
Pembahasan rapat mencakup kesiapan pelaksanaan acara di lokasi kegiatan hingga skema penyambutan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama rombongan yang dijadwalkan hadir saat pelaksanaan Musda.
Panitia memastikan lokasi kegiatan telah disiapkan di Hotel Claro Makassar. Meski tanggal pelaksanaan belum diumumkan secara resmi, seluruh kebutuhan teknis disebut sudah dipersiapkan agar pelaksanaan dapat berjalan sesuai agenda pusat.
Ketua Panitia Musda XI Golkar Sulsel, Lukman B. Kady, mengatakan saat ini pihaknya tinggal menunggu keputusan final dari DPP terkait waktu pelaksanaan.
Baca Juga : Panitia Musda Golkar Sulsel Target Dihadiri Seribu Peserta
“Secara teknis seluruh persiapan sudah kami siapkan sepenuhnya. Lokasi pelaksanaan sudah ditetapkan di Hotel Claro. Saat ini kita tinggal menunggu momen resmi yang akan ditetapkan oleh pimpinan pusat,” kata Lukman, Sabtu (27/6/2026).
Sementara itu, dinamika menjelang Musda juga berkembang setelah muncul informasi terkait pemberian diskresi dari DPP kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS).
Menurut penjelasan panitia, setelah menerima diskresi tersebut, IAS masih perlu melakukan komunikasi dan konsolidasi dengan DPD II Partai Golkar di kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan sebelum tahapan selanjutnya berjalan.
Baca Juga : Golkar Sulsel Matangkan Persiapan Musda, Muhidin: Tunggu Jadwal Ketua Umum
Panitia memperkirakan dalam waktu sekitar satu pekan ke depan akan terlihat hasil konsolidasi tersebut yang nantinya menjadi bagian dari proses menuju pelaksanaan Musda yang kondusif.
Terkait peluang IAS dalam kontestasi, panitia menegaskan dukungan dari pemilik suara tetap menjadi faktor penting dalam proses pemilihan.
Mengacu pada ketentuan yang berlaku, bakal calon perlu memenuhi ambang dukungan minimal sekitar 30 persen dari total pemilik suara.
Baca Juga : Golkar Sulsel Gelar Program Amaliah Ramadan, 300 Paket Takjil Dibagikan Tiap Hari
Dengan jumlah DPD II di Sulawesi Selatan sebanyak 24, dukungan sedikitnya dari sembilan DPD II dinilai menjadi salah satu syarat awal untuk melanjutkan proses pencalonan.
Meski demikian, panitia belum memberikan komentar lebih jauh mengenai dampak politik dari diskresi tersebut maupun isi lengkap keputusan DPP yang diberikan kepada IAS.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar