Logo Sulselsatu

Pelindo Marine Dukung Ketahanan Energi Nasional Melalui Logistik Biodiesel B50

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 25 Juni 2026 16:56

Pelindo fasilitasi pengiriman Biodiesel B50. Foto: Istimewa.
Pelindo fasilitasi pengiriman Biodiesel B50. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, SURABAYA – PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) memperkuat dukungannya terhadap transisi energi hijau nasional dengan melayani penundaan kapal pengangkut Fatty Acid Methyl Ester (FAME), bahan baku utama biodiesel.

Langkah ini menjadi bagian dari kesiapan logistik menjelang penerapan biodiesel B50 yang ditargetkan mulai berlaku pada 1 Juli 2026.

Dukungan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui peningkatan penggunaan bahan bakar berbasis nabati.

Baca Juga : Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Penanganan Hukum

Program B50 diharapkan dapat meningkatkan serapan minyak sawit dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil.

Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik Pelindo Marine Elvin Syah Putra mengatakan, kelancaran distribusi energi hijau tidak hanya bergantung pada ketersediaan bahan baku, tetapi juga pada keandalan rantai logistik.

“Sebagai penyedia jasa penundaan dan pemanduan kapal, kami berkomitmen penuh menghadirkan layanan maritim yang aman dan andal untuk mendukung kelancaran distribusi energi hijau nasional,” ujar Elvin.

Baca Juga : PJM Perkuat Keselamatan dan Kesiapan Operasional di Pelabuhan Banten dan Panjang

Pelindo Marine telah melayani pengangkutan FAME sejak 2021. Produk yang berasal dari kawasan industri di Gresik tersebut dikirim menuju fasilitas pencampuran (blending facility) di Terminal Mirah, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sebelum diproses menjadi biodiesel.

Senior Manager Komersial Pelindo Marine Dhika Ramadhany Putra menjelaskan, setiap proses pengangkutan dilakukan dengan standar keselamatan yang ketat karena karakteristik muatan membutuhkan penanganan khusus.

“Setiap kapal pengangkut FAME rata-rata membawa muatan hingga 4.500 kiloliter. Pada operasi kali ini, kapal tunda KT Subali II memimpin proses penundaan dan membantu kapal bersandar dengan aman menuju fasilitas blending Pertamina di Pelabuhan Tanjung Perak,” kata Dhika.

Baca Juga : 20 Pandu PJM Ikuti Sertifikasi Pandu Tingkat I 2026

Melalui dukungan terhadap distribusi FAME, Pelindo Marine turut menjaga kelancaran rantai pasok bioenergi nasional.

Perusahaan juga menyatakan kesiapannya meningkatkan kapasitas layanan seiring proyeksi pertumbuhan kebutuhan distribusi bioenergi untuk mendukung implementasi penuh program biodiesel B50.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News09 September 2026 16:06
Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Penanganan Hukum
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 dan Kejaksaan Tinggi Maluku memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum di bidang perdata dan tata u...
Otomotif09 September 2026 16:01
Honda CT125 Hadir dengan Warna Baru, Makin Ikonik dan Berkarakter
PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan penyegaran pada Honda CT125 melalui pilihan warna baru yang semakin memperkuat karakter motor bebek trekking t...
Bisnis09 September 2026 14:03
PJM Perkuat Keselamatan dan Kesiapan Operasional di Pelabuhan Banten dan Panjang
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat kesiapan operasional, keselamatan, dan kualitas layanan melalui pemantauan langsung di lapangan....
Sulsel09 September 2026 13:50
Pedagang Diduga Bully Siswi SD, Orangtua Siap Buka Kasus ke Polisi
TAKALAR, SULSELSATU — Dugaan perundungan terhadap seorang siswi kelas V, SD Negeri 176 Inpres Lengkese II, Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mngarabombng...