Logo Sulselsatu

Pengamat Desak Wali Kota Makassar Bentuk Tim Pencari Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Minggu, 05 Juli 2026 13:11

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pengamat Pemerintahan dan Tata Kelola Keuangan Negara, Bastian Lubis, mendesak Wali Kota Makassar segera membentuk tim independen pencari fakta untuk mengusut dugaan praktik jual beli jabatan kepala sekolah SD dan SMP yang belakangan mencuat ke publik.

Desakan itu disampaikan menyusul beredarnya rekaman video seorang kepala sekolah berinisial SAB yang mengaku adanya dugaan pungutan hingga puluhan juta rupiah dalam proses pengisian jabatan kepala sekolah.

Menurut Bastian, pemerintah kota tidak boleh membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut karena telah menjadi perhatian masyarakat. Ia menilai langkah paling tepat adalah membentuk tim pencari fakta melalui keputusan wali kota guna memastikan benar atau tidaknya dugaan tersebut.

Baca Juga : VIDEO: Ratusan Siswa SMAN 17 Makassar Demo, Minta Kepsek Dicopot

“Karena sumbernya berasal dari pengaduan dan sudah beberapa kali muncul ke publik, Wali Kota sebaiknya segera membentuk tim pencari fakta. Jangan dibiarkan menjadi polemik yang berkepanjangan,” kata Bastian, Sabtu (4/7/2026).

Ia mengatakan tim tersebut sebaiknya diberi waktu sekitar dua hingga empat pekan untuk mengumpulkan keterangan, memeriksa para pihak yang disebut dalam pengaduan, serta menyusun laporan yang objektif sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Menurut dia, tim tidak cukup hanya berasal dari Inspektorat. Pemerintah kota perlu melibatkan unsur Bagian Hukum dan Badan Kepegawaian agar proses pemeriksaan berjalan independen serta memiliki dasar administrasi dan hukum yang kuat.

Baca Juga : Ketua Umum Apeksi Bima Arya Sebut Danny Pomanto Wujud Pemimpin Indonesia Maju

“Kalau saya, timnya cukup lima orang. Unsur Inspektorat, Bagian Hukum, dan Bagian Kepegawaian wajib ada. Setelah itu hasilnya disampaikan kepada wali kota sebagai dasar menentukan langkah berikutnya,” ujarnya.

Bastian menilai pembentukan tim pencari fakta lebih efektif dibandingkan langsung menggulirkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) di DPRD. Menurutnya, penyelesaian persoalan administrasi pemerintahan semestinya lebih dahulu dilakukan melalui mekanisme internal pemerintah daerah.

“Jangan sedikit-sedikit Pansus. Yang dibutuhkan sekarang adalah kepastian fakta. Kalau memang terbukti ada praktik jual beli jabatan, baru diproses sesuai ketentuan,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar pemerintah kota tidak terburu-buru membawa persoalan tersebut ke ranah pidana sebelum seluruh fakta dan alat bukti diperoleh.

Baca Juga : Harap Sukses Tanpa Kendala, Danny Pomanto Gandeng Kejari Kawal Proyek Strategis Makassar

“Kalau langsung dibawa ke aparat penegak hukum juga belum bisa. Harus dipastikan dulu siapa yang memberi, siapa yang menerima, bagaimana mekanismenya, dan itu harus dibuktikan melalui pemeriksaan,” ujarnya.

Menurut Bastian, hasil kerja tim nantinya dapat menjadi dasar bagi Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan indikasi pelanggaran administrasi maupun penyalahgunaan kewenangan.

Ia menambahkan, setiap dugaan pelanggaran harus dibangun di atas fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan semata-mata berdasarkan opini atau informasi yang beredar di media sosial.

Baca Juga : Gubernur Andi Sudirman Lantik 23 Pejabat Eselon III dan 207 Kepala Sekolah

“Yang dibutuhkan sekarang adalah keberanian pemerintah kota untuk membuka fakta secara transparan. Dengan begitu, masyarakat memperoleh kepastian dan kepercayaan terhadap proses yang dijalankan pemerintah,” katanya.

Bastian berharap Wali Kota Makassar segera mengambil langkah cepat agar polemik dugaan jual beli jabatan kepala sekolah tidak terus berkembang dan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap tata kelola birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar05 Juli 2026 18:51
200 Golfer Ikut Turnamen Padivalley Golf Club, Perebutkan Hadiah Rumah dan Mobil MG
Infinity of Journey Golf Anniversary Tournament 2026 dalam rangka perayaan hari jadi ke-15 Padivalley Golf Club diikuti 200 golfer dari berbagai daera...
Nasional05 Juli 2026 18:07
Bangun Inovasi Relevan di Era AI, Samsung Latih 2.600 Peserta Samsung Solve for Tomorrow 2026 dengan Design Thinking
SULSELSATU,com, JAKARTA – Samsung Electronics Indonesia membekali 2.600 siswa dan mahasiswa dari berbagai daerah melalui Workshop Design Thinkin...
Hukum05 Juli 2026 02:43
Diduga Aniaya Bawahan, Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo Minta Kapolri Evaluasi Kapolres Pasangkayu
SULSELSATU.com, MAMUJU – Kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Kepala Kepolisian Resor Pasangkayu, Sulawesi Barat, AKBP Joko Kusu...
Makassar04 Juli 2026 20:37
UPA Bekali Mahasiswa Kuasai Personal Branding, Tangkal Hoaks di Media Sosial
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Patria Artha (UPA) mendorong mahasiswa menjadi generasi yang kreatif, cerdas, dan bertanggung jawab dalam...