SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penyaluran kredit kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan tetap menunjukkan kinerja yang positif hingga April 2026.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mencatat total kredit UMKM mencapai Rp61,66 triliun.
Nilai tersebut setara dengan 36,05 persen dari total kredit perbankan yang disalurkan di Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh 35,92 Persen, Pangsa Pasar Tembus 10,87 Persen
Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Moch. Muchlasin mengatakan, sektor UMKM masih menjadi salah satu fokus utama pembiayaan perbankan karena memiliki peran penting dalam perekonomian daerah.
Menurutnya, UMKM tidak hanya menjadi penggerak ekonomi masyarakat, tetapi juga berkontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja dan menjaga aktivitas usaha di berbagai sektor.
“Penyaluran kredit kepada sektor UMKM tetap menjadi perhatian utama perbankan karena sektor ini memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah, penyerap tenaga kerja, dan penopang aktivitas usaha masyarakat,” ujar Muchlasin.
Baca Juga : OJK dan UNODC Perkuat Kerja Sama Regional Berantas Penipuan Daring di Asia Tenggara
Meski pertumbuhannya relatif moderat, kredit UMKM di Sulawesi Selatan masih mencatatkan kenaikan sebesar 0,31 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Data OJK menunjukkan, penyaluran kredit UMKM di Sulawesi Selatan masih didominasi oleh segmen usaha mikro dengan porsi mencapai 56,75 persen dari total kredit UMKM.
Sementara itu, usaha kecil memperoleh pangsa sebesar 28,64 persen dan usaha menengah sebesar 14,62 persen.
Baca Juga : Perbankan Sulsel Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global, Aset Tumbuh 5,29 Persen
Muchlasin menilai dominasi kredit pada segmen usaha mikro menunjukkan masih tingginya kebutuhan akses pembiayaan bagi pelaku usaha skala kecil.
Di sisi lain, kondisi tersebut juga menjadi peluang bagi sektor jasa keuangan untuk terus memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat program pendampingan usaha.
“Dominasi kredit pada usaha mikro menunjukkan kebutuhan pembiayaan di sektor ini masih sangat besar. Ini menjadi peluang bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem pembiayaan dan pendampingan agar UMKM dapat berkembang dan naik kelas,” katanya.
Baca Juga : IASC Terima 579 Ribu Laporan Masyarakat, Berhasil Amankan Rp638,9 miliar Dana Korban
Hingga April 2026, kredit UMKM di Sulawesi Selatan telah disalurkan kepada 904.541 debitur yang tersebar di berbagai sektor usaha.
OJK Sulselbar optimistis penyaluran kredit kepada UMKM akan terus meningkat seiring membaiknya aktivitas ekonomi dan meningkatnya kebutuhan modal usaha masyarakat.
Selain memperluas akses pembiayaan, OJK juga terus mendorong peningkatan literasi keuangan serta penguatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu mengelola usaha secara lebih produktif dan berkelanjutan.
Baca Juga : 1.000 Pelaku UMKM Hadiri BEST 1 Makassar, Fokus Bangun Bisnis Berbasis Data
Dengan dukungan pembiayaan yang memadai, sektor UMKM diharapkan semakin berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar