SULSELSATU.com, PALEMBANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mendorong peningkatan literasi keuangan digital dan pengembangan kewirausahaan di kalangan generasi muda melalui kegiatan Sultan Muda Fair 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Cakap Digital, Cerdas Finansial, dan Siap Berkarya” tersebut digelar di Kantor OJK Sumatera Selatan, Palembang pada Senin (6/7/2026).
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso mengatakan, transformasi digital telah membuka peluang besar dalam memperluas akses keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga : Jumlah Investor Pasar Modal Sulsel Naik 67,34 Persen, Reksa Dana Paling Diminati
Namun, perkembangan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan pemahaman keuangan masyarakat.
“Di era sekarang, tidak cukup hanya cakap menggunakan teknologi. Kita juga harus cerdas mengelola keuangan dan siap berkarya serta berwirausaha sehingga dapat mendukung kemajuan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Adi.
Menurutnya, OJK terus mendorong pengembangan inovasi keuangan digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan dengan tetap mengutamakan perlindungan konsumen.
Baca Juga : OJK Bersama Komdigi dan Perbankan Bersatu Berantas Judi Online dan Scam
Adi menjelaskan, mayoritas pengguna aset kripto di Indonesia saat ini berasal dari kalangan generasi muda.
Hingga Mei 2026, jumlah akun aset kripto tercatat mencapai 22,4 juta dengan nilai transaksi hampir Rp122 triliun hanya dalam lima bulan pertama tahun ini.
Selain itu, industri aset kripto telah menyumbang penerimaan negara sebesar Rp2,06 triliun sejak Mei 2022 hingga Mei 2026.
Baca Juga : Risk and Governance Summit 2026, OJK Dorong Tata Kelola dan Manajemen Risiko Dukung Ekonomi Berkelanjutan
Program 100 Ribu Sultan Muda
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan dukungannya terhadap Program 100.000 Sultan Muda yang bertujuan mencetak generasi muda kreatif, inovatif, dan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi.
“Kita punya 600 ribu pelaku UMKM di Sumsel, dan program 100 ribu Sultan Muda ini bukan omong doang, tapi peluang nyata. Gunakan fasilitas Sultan Muda Sumsel Center ini untuk tumbuh bersama dan membangun jejaring pasar yang kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto mengatakan, OJK berkomitmen memperkuat literasi dan inklusi keuangan melalui pendekatan yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Baca Juga : OJK Tetapkan Kebijakan Baru Pembayaran Manfaat Pensiun, Peserta Bisa Pilih Sekaligus atau Berkala
Menurut Arifin, melalui Sultan Muda Fair 2026 dan kehadiran Sultan Muda Sumsel Center (SMSC), generasi muda tidak hanya mendapatkan akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga dibekali kemampuan untuk memanfaatkannya secara bijak dan produktif.
“Kami ingin memastikan generasi muda mampu memanfaatkan layanan keuangan digital secara sehat, produktif, dan terlindungi dalam ekosistem keuangan digital,” katanya.
Dukung UMKM dan Wirausaha Muda
Sultan Muda Fair 2026 juga menjadi wadah penguatan ekosistem kewirausahaan digital di Sumatera Selatan.
Baca Juga : Reksa Dana Paling Banyak Dipilih Investor Sulsel, Tumbuh 68,49 Persen Satu Tahun Terakhir
Berbagai kegiatan digelar dalam acara tersebut, antara lain Digital Financial Literacy & Youngpreneur Summit, Digital Creative Workshop with Canva, Financial & Entrepreneur Expo, hingga peluncuran awal Kredit Sultan Muda.
Salah satu program yang menarik perhatian adalah pemberian akses Canva Premium kepada 1.000 pengusaha muda dengan total nilai bantuan mencapai Rp1,14 miliar untuk mendukung pengembangan branding dan pemasaran digital.
Kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta secara luring dan daring yang terdiri atas pelaku UMKM muda, mahasiswa, komunitas kreatif, serta generasi muda dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Data OJK menunjukkan hingga saat ini sebanyak 10.264 pengusaha muda telah bergabung dalam Program Sultan Muda Sumatera Selatan sejak diluncurkan pada Mei 2025.
Melalui program tersebut, OJK berharap lahir lebih banyak generasi muda yang kreatif, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memanfaatkan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar