Logo Sulselsatu

Akses SMA Negeri Jadi Aspirasi Utama Warga Maricaya dalam Reses Andre Prasetyo Tanta

Asrul
Asrul

Sabtu, 25 Juli 2026 19:14

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketiadaan sekolah menengah atas (SMA) negeri di Kecamatan Makassar menjadi keluhan utama warga saat reses masa persidangan III Tahun 2025/2026 Ketua Komisi C DPRD Sulawesi Selatan, Andre Prasetyo Tanta (APT), di Kelurahan Maricaya, Kecamatan Makassar, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan temu konstituen itu dihadiri Sekretaris Kelurahan Maricaya Hidayat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam dialog tersebut, Muzakkar menyampaikan keresahan masyarakat karena anak-anak di Kecamatan Makassar kesulitan diterima di SMA negeri melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Baca Juga : Supriadi Arif Minta Durasi Pemadaman Dipangkas, Jangan Sampai Empat Jam

Menurutnya, wilayah Kecamatan Makassar tidak memiliki SMA negeri sehingga calon siswa harus bersaing di sekolah yang berada di luar kecamatan.

Ia menjelaskan, satu-satunya SMA negeri yang berada di sekitar wilayah tersebut adalah SMAN 1 Makassar yang berstatus sebagai sekolah unggulan, sehingga peluang anak-anak di Kelurahan Maricaya untuk diterima semakin kecil.

“Di Kecamatan Makassar tidak ada sekolah setingkat SMA negeri. Kami berharap ada kebijakan yang berpihak kepada warga agar anak-anak kami tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan di SMA negeri,” ujar Muzakkar.

Baca Juga : Muhammad Sadar Minta PLN Libatkan Industri Besar Kurangi Beban Listrik Saat Krisis Pasokan

Selain persoalan pendidikan, warga juga menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sampah. Vency berharap pemerintah memberikan dukungan berupa sarana dan prasarana pengelolaan serta pemilahan sampah agar program pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andre Prasetyo Tanta menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi perhatian dan akan diperjuangkan sesuai kewenangan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

“Reses menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat. Aspirasi terkait akses pendidikan maupun pengelolaan sampah akan kami tindak lanjuti dan koordinasikan dengan instansi terkait agar dapat dicarikan solusi terbaik,” kata legislator Fraksi NasDem itu.

Baca Juga : DPRD Sulsel Desak PLN Benahi Sistem Kelistrikan, Pemadaman Bergilir Ditargetkan Normal November

Andre berharap persoalan keterbatasan akses pendidikan di Kecamatan Makassar dapat menjadi perhatian pemerintah sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan di sekolah negeri, tanpa terkendala lokasi tempat tinggal.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis12 September 2026 08:12
New Veloz Hybrid EV Dongkrak Penjualan Toyota di Segmen Low MPV
Kehadiran New Veloz Hybrid EV mendapat respons positif dari pasar dan turut memperkuat posisi Toyota di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV)....
Sulsel12 September 2026 05:55
PLN Siapkan PLTMG Selayar 10 MW untuk Perkuat Kelistrikan Wilayah Kepulauan
PT PLN (Persero) menyiapkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Selayar berkapasitas 10 megawatt (MW) untuk memperkuat lay...
Metropolitan11 September 2026 22:56
Ruslan Lallo Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama Dishub Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar H Ruslan Lallo menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Ang...
Hukum11 September 2026 20:45
Kuasa Hukum Minta Polda Sulsel Turun Tangan Usut Kasus Bayi Meninggal di RS Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kuasa hukum keluarga Muhammad Ilhamsyah Taufan dan Nura Adiva Faradiba meminta Polda Sulawesi Selatan memberi perhati...