SULSELSATU.com, GOWA – Kegiatan reses Ketua Komisi E DPRD Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, di Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sabtu (26/7/2026), dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak, mulai dari sektor pertanian hingga pembangunan sarana ibadah.
Dalam sesi dialog, warga bernama Daeng Ello mengungkapkan bahwa sebagian besar masyarakat di Bontoramba bekerja sebagai petani. Karena itu, mereka berharap pemerintah dapat memberikan dukungan berupa alat dan sarana produksi yang mampu meningkatkan hasil pertanian.
Menurutnya, keberadaan traktor akan membantu mempercepat proses pengolahan lahan, sementara bantuan benih padi dinilai penting untuk menjaga produktivitas pertanian yang menjadi sumber utama penghasilan warga.
Baca Juga : Supriadi Arif Minta Durasi Pemadaman Dipangkas, Jangan Sampai Empat Jam
Tak hanya persoalan pertanian, masyarakat juga mengusulkan adanya bantuan pembangunan masjid. Warga berharap fasilitas ibadah tersebut dapat dikembangkan agar mampu menunjang aktivitas keagamaan sekaligus menjadi pusat pembinaan masyarakat di lingkungan setempat.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Andi Tenri Indah mengatakan seluruh aspirasi yang diterimanya akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Sulsel.
Ia menilai kebutuhan petani harus menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga : Muhammad Sadar Minta PLN Libatkan Industri Besar Kurangi Beban Listrik Saat Krisis Pasokan
“Mayoritas warga Bontoramba adalah petani, sehingga bantuan traktor dan bibit padi akan sangat berarti bagi produktivitas mereka. Begitu pula kebutuhan sarana ibadah, akan kami perhatikan agar memperoleh dukungan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Andi Tenri Indah.
Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan, usulan di bidang pertanian akan dikoordinasikan dengan komisi terkait dan organisasi perangkat daerah yang membidangi sektor tersebut.
Sementara permohonan bantuan pembangunan masjid akan diupayakan melalui mekanisme hibah sesuai aturan yang berlaku.
Baca Juga : DPRD Sulsel Desak PLN Benahi Sistem Kelistrikan, Pemadaman Bergilir Ditargetkan Normal November
Ia menegaskan akan terus mengawal aspirasi masyarakat hingga memiliki peluang untuk direalisasikan melalui program pemerintah, sehingga hasil reses tidak berhenti sebatas penyampaian usulan, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar