Logo Sulselsatu

Makassar Marketing Festival 2026 di Kalla Institute Soroti Peran AI

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 13 Agustus 2026 13:17

Makassar Marketing Faestival 2026 di Kalla Institute. Foto: Istimewa.
Makassar Marketing Faestival 2026 di Kalla Institute. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) diperkirakan semakin mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

Di tengah perubahan tersebut, kemampuan manusia seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, empati, dan kepemimpinan dinilai tetap menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi masa depan.

Isu tersebut menjadi pembahasan utama dalam Makassar Marketing Festival (MMF) 2026 Campus Day yang digelar di Kalla Institute, Makassar, dengan mengusung tema “Future-Ready Leaders: Human + AI”.

Baca Juga : Sekolah Islam Athirah Siapkan 1.188 Kursi Siswa Baru

Kegiatan yang merupakan bagian dari agenda tahunan MarkPlus Institute dan Marketeers Event ini mempertemukan mahasiswa, akademisi, serta praktisi untuk membahas perkembangan industri, transformasi teknologi, hingga kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja masa depan.

Rektor Kalla Institute Syamril mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan tersebut.

Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi perlu berjalan beriringan dengan penguatan kompetensi yang menjadi keunggulan manusia.

Baca Juga : Kalla Translog Tawarkan Yard Services dengan Sewa Fleksibel

“AI akan menjadi bagian dari kehidupan dan dunia kerja di masa depan. Karena itu, mahasiswa perlu mengembangkan kemampuan yang tidak dapat digantikan teknologi, seperti empati, kolaborasi, dan pengambilan keputusan,” ujar Syamril.

Menurutnya, mahasiswa juga perlu memperkuat kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kepemimpinan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis.

Dalam kegiatan tersebut, Dean of MarkPlus Institute Ardhi Ridwansyah turut membahas perubahan tren pemasaran serta kompetensi yang dibutuhkan di era digital.

Baca Juga : Pemkot Tarakan Belajar PAUD Holistik di Sekolah Islam Athirah

Kemampuan beradaptasi dinilai menjadi salah satu faktor penting bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan industri yang berlangsung semakin cepat.

Makassar Marketing Festival 2026 juga menghadirkan Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara Dr. Andi Lukman.

Ia menekankan pentingnya sinergi perguruan tinggi dengan industri untuk menciptakan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

Baca Juga : Toyota Agya Kuasai 34,3 Persen Market, Penjualan Capai 1.978 unit

Melalui sesi diskusi, mahasiswa mendapatkan kesempatan berdialog langsung dengan para narasumber mengenai perkembangan dunia kerja, kebutuhan industri, peluang karier baru, serta keterampilan yang perlu dipersiapkan sejak berada di bangku kuliah.

Makassar Marketing Festival 2026 Campus Day juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara MarkPlus dan Kalla Institute sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan mitra strategis.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekosistem inovasi.

Baca Juga : Kalla Institute dan IM3 Hadirkan Airena Belajar Dorong Literasi AI

Kolaborasi perguruan tinggi dan industri diharapkan dapat membuka semakin banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan kondisi dunia kerja.

Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga memahami perkembangan dan kebutuhan industri.

Selain mengikuti berbagai sesi pembahasan, peserta Makassar Marketing Festival 2026 mendapatkan Certificate of Attendance, wawasan mengenai perkembangan industri, informasi peluang kerja dan karier, serta kesempatan memperluas jejaring dengan akademisi maupun praktisi.

Melalui pelaksanaan kegiatan tersebut, Kalla Institute terus mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan pemangku kepentingan diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang mampu beradaptasi, berinovasi, serta memanfaatkan perkembangan AI untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar09 Oktober 2026 14:55
Wali Kota Appi Luncurkan Logo HUT ke-419 Makassar, Angkat Filosofi Pappaseng
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meluncurkan logo Hari Jadi ke-419 Kota Makassar di Makassar Creative Hub (MCH), Jalan Nusantara, Jumat (9/10/20...
Pendidikan09 Oktober 2026 13:10
Sekolah Islam Athirah Siapkan 1.188 Kursi Siswa Baru
Sekolah Islam Athirah kembali membuka pendaftaran dengan kuota 1.188 kursi bagi calon siswa baru tahun ajaran 2027/2028. Pada periode tersebut, Sekola...
Makassar09 Oktober 2026 12:08
Arifin Manggau Dampingi Ismunandar Daftar Pilrek UNM, Tegaskan Spirit Sama-Samaki
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr. Arifin Manggau, mendampingi G...
News09 Oktober 2026 11:19
PT Vale Indonesia Tekankan Kepemimpinan Berdampak di Makassar Leadership Summit 2026
PT Vale Indonesia Tbk menekankan pentingnya kepemimpinan inklusif dan berkelanjutan dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh sekaligus menjaga...