SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Makassar, dalam menghadapi risiko kekeringan dan kebakaran melalui Program Desa Siaga Bencana, Rabu (9/9/2026).
Program bertajuk “Mitigasi Risiko Kekeringan dan Kebakaran Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) Kaluku Bodoa” tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan Satgas Kaltana dalam mencegah serta merespons kondisi darurat di lingkungan permukiman.
Penguatan ini dilakukan dengan mempertimbangkan kerentanan Kaluku Bodoa terhadap krisis air saat kemarau berkepanjangan serta potensi kebakaran di kawasan permukiman.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Kembangkan Bank Sampah Pelita Bangsa, Dorong Ekonomi Sirkular di Makassar
Untuk menghadapi risiko kekeringan, PLN UIP Sulawesi memberikan dukungan berupa renovasi Posko Siaga Bencana serta sarana penyediaan dan distribusi air bersih, di antaranya melalui pengeboran sumur, pompa air, dan tandon air.
Sementara untuk kesiapsiagaan kebakaran dan kondisi darurat, bantuan yang diberikan meliputi Alat Pemadam Api Ringan (APAR), fire blanket, perlengkapan P3K, sarana komunikasi dan penerangan darurat, rambu jalur evakuasi, serta titik kumpul. PLN juga menyediakan Tas Siaga Aktif dan perlengkapan bagi Satgas serta kader Kaltana.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi Henry Donald Silaen mengatakan, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya PLN membantu masyarakat membangun kesiapsiagaan yang dapat diterapkan di lingkungan tempat tinggal.
Baca Juga : PLN dan BPKH Palu Evaluasi Penggunaan Kawasan Hutan untuk Jalur SUTT Luwuk–Toili
“Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini kondisi kemarau berkepanjangan. Di sini kami berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat, baik berupa sarana prasarana, pelatihan, maupun dukungan lainnya melalui Program Desa Siaga Bencana,” ujar Donald.
Kepala BPBD Kota Makassar Dr. Muhammad Fadli mengapresiasi dukungan PLN UIP Sulawesi yang dinilai turut memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Kaluku Bodoa.
“Di kondisi seperti sekarang ini, PLN tidak henti-hentinya memberikan dukungan kepada masyarakat berupa kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Kelurahan Kaluku Bodoa,” tutur Fadli.
Baca Juga : KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
Ketua Satgas Kaltana Kaluku Bodoa Hanna mengatakan, bantuan tersebut membantu meningkatkan kesiapan Satgas dalam menjalankan tugas, terutama saat menghadapi kondisi darurat.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk menunjang kesiapsiagaan Satgas Kaltana dalam menghadapi kondisi darurat. Dengan adanya sarana dan perlengkapan ini, kami menjadi lebih siap untuk membantu masyarakat ketika sewaktu-waktu terjadi kekeringan maupun kebakaran,” ujar Hanna.
Selain bantuan sarana, PLN juga memberikan pelatihan mitigasi kekeringan dan kebakaran, pelatihan kader perempuan siaga bencana, penggunaan APAR, P3K dan evakuasi mandiri.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Dukung Energi Bersih, Pangkas 4,3 Ton Emisi CO₂ lewat Clean Energy Day
Edukasi keselamatan kelistrikan rumah tangga dan pencegahan kebakaran turut diberikan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat mengenali potensi bahaya dan melakukan respons awal.
Masyarakat juga didorong terlibat dalam upaya mitigasi melalui aksi bersih lingkungan, identifikasi titik rawan kebakaran, serta kampanye hemat air dan pencegahan kebakaran.
Melalui program tersebut, PLN UIP Sulawesi berharap Kaltana Kaluku Bodoa dapat semakin siap menjadi garda terdepan dalam menghadapi risiko kekeringan maupun kebakaran.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Gubernur Gorontalo Perkuat Sinergi Infrastruktur Kelistrikan
Program ini juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang lebih siap menghadapi kondisi darurat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar