Logo Sulselsatu

Supriadi Arif Minta Durasi Pemadaman Dipangkas, Jangan Sampai Empat Jam

Asrul
Asrul

Jumat, 11 September 2026 06:55

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Sulsel Supriadi Arif meminta PLN menyampaikan data secara terbuka mengenai dampak pemadaman listrik yang terjadi di Sulsel.

Supriadi menyoroti pernyataan sebelumnya yang menyebut pemadaman listrik akan berakhir pada 4-5 September 2026. Namun, pemadaman masih terjadi setelah batas waktu tersebut.

Menurutnya, perbedaan antara pernyataan dan kondisi di lapangan berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Belum Putuskan Status Lahan Parkir Hotel Arthama

“Pada tanggal 4 sampai tanggal 5 disebut sebagai batas akhir pemadaman listrik di Sulawesi Selatan. Masyarakat menunggu itu, termasuk kami. Ternyata tepat tanggal 5 masih terjadi pemadaman,” kata Supriadi.

Ia meminta PLN dan seluruh pihak yang terlibat menyamakan data serta informasi sebelum menyampaikan pernyataan kepada publik.

“Setelah kita melakukan identifikasi seluruh permasalahan dan apa yang akan dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini, statement yang disampaikan ke publik harus kita sepakati bersama. Supaya tidak ada lagi asumsi yang membingungkan masyarakat Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Bahas Status Lahan Parkir Hotel Arthama, Anggota Dewan Terbelah

Supriadi juga meminta PLN membeberkan jumlah pelanggan yang terdampak pemadaman, jumlah titik yang mengalami pemadaman serta frekuensi pemadaman dalam sepekan.

Ia menyebut informasi mengenai ratusan titik yang mengalami pemadaman harus diikuti data mengenai jumlah pelanggan yang benar-benar terdampak.

“Berapa banyak pelanggan yang mengalami dampak pemadaman ini? Saya butuh data secara riil sehingga bisa menyampaikan kepada konstituen kami,” katanya.

Baca Juga : Sufriadi Arif Terima Aspirasi Mahasiswa soal Karhutla, Sembilan Tuntutan Bakal Diteruskan

Selain itu, ia meminta PLN mengevaluasi durasi pemadaman. Jika pemadaman rata-rata berlangsung hingga empat jam, ia berharap durasinya dapat dipangkas agar tidak terlalu mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kalau rata-rata pemadaman kurang lebih empat jam, kira-kira bisa tidak jangan sampai empat jam? Satu jam misalnya. Kita atur ritmenya sehingga tidak terlalu meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Supriadi juga meminta PLN menghitung dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat pemadaman bergilir.

Baca Juga : Legislator Golkar Sulsel LBK Apresiasi Betonisasi Jalan Burung-Burung–Bili-Bili di Gowa

Menurutnya, pemadaman tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga berpotensi memengaruhi kegiatan usaha dan produktivitas masyarakat.

Ia meminta PLN menyiapkan langkah mitigasi bagi pelanggan yang mengalami kerugian akibat gangguan pasokan listrik.

“Kira-kira PLN bisa menghitung tidak dampak kerugian secara ekonomi yang dialami masyarakat akibat pemadaman ini?” katanya.

Baca Juga : HUT ke-357 Sulsel, Cicu Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Pemenuhan Kebutuhan Dasar

Ia juga mempertanyakan langkah yang akan ditempuh PLN untuk merespons kerugian ekonomi pelanggan.

“Langkah-langkah mitigasi PLN menghadapi masyarakat atau pelanggan yang mengalami kerugian secara ekonomi, kira-kira apa yang akan dilakukan pihak PLN?” ujarnya.

Di luar persoalan pemadaman, Supriadi turut membawa aspirasi petani terkait program Listrik Masuk Sawah (LISA).

Ia mengatakan usulan tersebut berulang kali disampaikan masyarakat ketika anggota DPRD turun ke daerah.

Menurutnya, penggunaan listrik untuk mendukung aktivitas pertanian berpotensi mengurangi ketergantungan petani terhadap BBM maupun LPG.

“Hampir semua titik yang kami masuki di daerah, kami selalu mendapatkan usulan program Listrik Masuk Sawah,” katanya.

Ia berharap PLN merespons aspirasi tersebut dengan menghadirkan terobosan agar kebutuhan energi di sektor pertanian dapat dipenuhi melalui listrik.

“Sehingga masyarakat petani tidak menggunakan gas LPG, tidak lagi menggunakan BBM, tetapi sudah menggunakan tenaga listrik,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News27 Oktober 2026 18:59
PATSI UMI Gandeng Waskita–Adhi KSO, Siapkan SDM Konstruksi Muda melalui Program Magang Fresh Graduate
SULSELSATU, MAKASSAR — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (DPP PATSI UMI) mulai merealisasikan komitmen...
Hukum27 Oktober 2026 18:52
Anggota TNI AU Dibusur Panah saat Hendak ke CPI Makassar, 7 Pelaku Ditangkap
SULSELSATU, Makassar – Seorang anggota TNI Angkatan Udara (AU) menjadi korban pembusuran oleh sekelompok orang saat hendak menuju Center Point o...
Bisnis27 Oktober 2026 18:31
Penjualan Suzuki di Sulsel Tumbuh 39 Persen, New Carry dan Fronx Paling Laku
Megahputra Sejahtera sebagai Agen Pemegang Merek (APM) mobil Suzuki wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mencatat penjualan mobil Suzuki di Su...
News27 Oktober 2026 17:28
29 Tahun AMI Awards, Candra Darusman: Musik Setiap Generasi Punya Karakter
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards telah menjadi bagian dari perjalanan industri musik nasional selama hampir tiga dek...