SULSELSATU.com, MALILI – Anggota DPRD Luwu Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Erick Strada, meninjau lokasi proyek reroute dan pemasangan pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) PT Vale Indonesia Tbk di Desa Balambano, Senin (21/9/2026).
Peninjauan dilakukan menyusul keluhan warga terkait dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas proyek tersebut. Erick mengatakan DPRD hadir untuk memastikan persoalan warga ditangani secara transparan.
“Kami datang ke sini bukan untuk membuat masalah baru, melainkan untuk membantu masyarakat menyelesaikan persoalan yang ada secara transparan dan tuntas,” tegas Erick Strada secara lugas di lokasi proyek.
Erick meminta pertemuan terbuka yang sebelumnya tertunda segera digelar kembali di Kantor Camat Wasuponda. Forum tersebut diharapkan melibatkan manajemen PT Vale, pemerintah kecamatan dan desa, serta perwakilan warga terdampak.
Selain itu, ia menyoroti tuntutan warga terkait penghentian sementara atau moratorium aktivitas proyek pipa BBM yang sebelumnya telah disampaikan ke Komisi III DPRD Luwu Timur.
Erick menyerahkan keputusan teknis terkait moratorium kepada manajemen PT Vale. Namun, perusahaan diminta memberikan jawaban yang jelas dan tertulis dalam waktu dekat.
DPRD Luwu Timur menegaskan pengembangan investasi di daerah harus tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan kepentingan masyarakat setempat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar