Logo Sulselsatu

Pemkot Makassar Bantu Warga di Musim Kemarau, Salurkan Air Bersih di 9 Kecamatan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 10 Oktober 2026 17:17

Pemkot Makassar salurkan air bersih untuk warga. Foto: Istimewa.
Pemkot Makassar salurkan air bersih untuk warga. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar terus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, distribusi air bersih terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama bagi warga yang kesulitan mendapatkan akses air bersih.

“Hingga saat ini, total air bersih yang telah disalurkan mencapai 7.191.000 liter. Bantuan tersebut menjangkau 1.646 rukun tetangga (RT), 332 titik distribusi, serta sekitar 26.000 kepala keluarga (KK) atau 98.664 jiwa yang tersebar di sembilan kecamatan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Muhammad Fadli Tahar, Jumat (9/10/2026).

Baca Juga : Wali Kota Appi Luncurkan Logo HUT ke-419 Makassar, Angkat Filosofi Pappaseng

Ia mengatakan, penyaluran air bersih terus berjalan seiring dengan status tanggap darurat kekeringan yang ditetapkan di Kota Makassar.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan operasi kemanusiaan tersebut tetap berlangsung hingga kondisi kekeringan berangsur pulih.

“Untuk penanganan kondisi kekeringan di Kota Makassar, sesuai dengan status tanggap darurat, kami terus mendapatkan dukungan untuk melanjutkan kegiatan ini,” ujarnya.

Baca Juga : Appi Peringatkan Lurah di Makassar: Jangan Lebih Sibuk di Warkop daripada Layani Warga

Fadli menjelaskan, pola distribusi air bersih tahun ini juga mengalami perubahan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Jika sebelumnya warga harus mengantre dengan membawa jeriken untuk diisi satu per satu dari mobil tangki, kini BPBD menempatkan tandon air di sejumlah lokasi terdampak yang telah melalui proses asesmen.

Keberadaan tandon tersebut memungkinkan masyarakat mengambil air secara mandiri, sekaligus mempercepat proses distribusi agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga dalam waktu yang lebih singkat.

Baca Juga : Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar

“Dengan adanya tandon di lokasi-lokasi terdampak yang menjadi tempat berkumpul masyarakat, efektivitas penyaluran meningkat,” tuturnya.

“Mobil tangki yang sebelumnya hanya bisa kembali sekitar dua kali sehari, sekarang bisa melakukan dua hingga tiga kali pengisian dalam sehari,” sambung Fadli.

Untuk mendukung operasi tersebut, BPBD Makassar mengerahkan 25 mobil tangki setiap hari disalurkan bagi warga di beberapa titik Kecamatan.

Baca Juga : MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar, Hotel, Pasar hingga Kuliner Ikut Bergeliat

Dikatakan, masing-masing kendaraan memiliki kapasitas angkut sekitar 4.400 liter air dan dapat melakukan dua hingga tiga kali distribusi dalam sehari.

“Upaya ini merupakan bentuk komitmen pemerintah Kota Makassar lewat BPBD dalam memberikan bantuan ke masyarakat menghadapi kesulitan air bersih selama musim kemarau,” ungkapnya.

Untuk kondisi saat ini, kata dia, BPBD mulai melihat perkembangan positif dari sejumlah sumber air. Pasokan dari Perumda Air Minum (PDAM) mulai meningkat, sementara beberapa sumur yang sebelumnya terdampak kekeringan kini kembali dapat dimanfaatkan.

Baca Juga : OPDIS SD Islam Athirah Makassar Audiensi Bersama Wali Kota, Dorong Pilah Sampah di Sekolah

Kondisi tersebut turut memengaruhi kebutuhan distribusi air tangki di sejumlah wilayah. Meski demikian, bantuan tetap dilanjutkan untuk memastikan warga yang masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih tetap terlayani.

“Kami terus mendampingi dan berikan bantuan kepada masyarakat, sesuai arahan bapak Wali Kota, sampai kondisi kekeringan ini segera berakhir,” katanya.

Selain memenuhi kebutuhan air bersih, Fadli mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menghadapi kemarau panjang.

Keterbatasan air bersih berpotensi memengaruhi kebersihan lingkungan dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan apabila tidak diantisipasi dengan baik.

“Karena itu, kami tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga terus mempersiapkan langkah antisipasi menghadapi perubahan cuaca dan potensi bencana,” tutup Fadli.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan10 Oktober 2026 18:14
Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus memperkuat upaya penanganan dampak kekeringan ekstrem dengan menyalurkan bantuan air ...
Hukum10 Oktober 2026 17:35
Pria di Makassar Ditangkap Usai Curi HP Mahasiswi di Rumah Kos
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria bernama Andika alias Gerandong (28) ditangkap polisi usai diduga mencuri handphone (HP) milik seorang ma...
Bisnis10 Oktober 2026 14:48
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS Nipah
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat kesiapan operasional untuk kembali melayani aktivitas ship-to-ship (STS) di Nipah Transhipment Anchorage Area...
Bisnis10 Oktober 2026 14:38
XLSMART Buka Tiga XL Center Baru di Makassar
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) membuka tiga XL Center baru di Makassar untuk memperluas akses layanan pelanggan di Sulawesi Selatan....