SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Kelanjutan rencana pembangunan Bandara Maliwowo menjadi perhatian Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR) DPRD Kabupaten Luwu Timur. Fraksi GPR meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur memberikan penjelasan secara terbuka mengenai perkembangan perencanaan, tahapan pembangunan, hingga arah kebijakan pemerintah daerah terhadap proyek infrastruktur tersebut.
Permintaan itu disampaikan anggota Fraksi GPR DPRD Luwu Timur, Rusdi Layong. Menurutnya, kepastian mengenai kelanjutan rencana pembangunan bandara sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai status dan prospek realisasi proyek tersebut.
Rusdi mengungkapkan, Fraksi GPR memandang pembangunan Bandara Maliwowo perlu mendapatkan kejelasan, terutama menyangkut sejauh mana proses perencanaan telah berjalan dan langkah apa yang akan ditempuh pemerintah daerah ke depan.
“Kejelasan mengenai rencana dan tahapan pembangunan bandara sangat diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang pasti mengenai arah kebijakan pemerintah daerah terhadap proyek tersebut,” kata Rusdi.
Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu menyampaikan perkembangan proyek tersebut secara transparan, sehingga tidak menimbulkan ketidakpastian di tengah masyarakat. Penjelasan tersebut juga penting sebagai bentuk keterbukaan pemerintah dalam menyampaikan kebijakan pembangunan yang menjadi perhatian publik.
Bagi Fraksi GPR, pembangunan infrastruktur strategis seperti bandara tentu harus didukung perencanaan yang matang, baik dari aspek kebutuhan pembangunan, kesiapan pelaksanaan, maupun kemampuan pembiayaan daerah.
Karena itu, Rusdi berharap Pemkab Luwu Timur dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai perkembangan perencanaan Bandara Maliwowo, termasuk tahapan yang telah dilalui dan strategi yang akan dilakukan untuk menentukan kelanjutan proyek tersebut.
Ia juga menekankan bahwa setiap rencana pembangunan harus disesuaikan dengan skala prioritas dan kapasitas keuangan daerah. Dengan demikian, kebijakan yang diambil tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan fiskal serta kepentingan masyarakat secara luas.
Fraksi GPR berharap pembahasan mengenai Bandara Maliwowo dapat memperoleh kejelasan melalui penjelasan resmi pemerintah daerah. Kepastian tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui arah pembangunan daerah sekaligus memahami peluang dan tantangan dalam merealisasikan proyek infrastruktur tersebut.
Melalui penyampaian pandangan ini, Fraksi GPR mendorong agar rencana pembangunan Bandara Maliwowo tidak berhenti pada wacana, tetapi memiliki arah perencanaan dan kebijakan yang jelas, terukur, serta disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar