SULSELSATU.com, MAKASSAR — Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards telah menjadi bagian dari perjalanan industri musik nasional selama hampir tiga dekade.
Sejak pertama kali digelar pada 1997, ajang ini terus memberikan ruang apresiasi bagi musisi dengan beragam genre dan latar belakang generasi.
Ketua Umum Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI), Candra Darusman, mengatakan keberagaman menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan AMI Awards.
Baca Juga : VIDEO: Innalillah, Ibunda Fadli Zon Meninggal Dunia
Menurutnya, perkembangan musik tidak bisa dilepaskan dari perubahan zaman yang turut membentuk selera pendengar.
Ia menilai musik yang terdengar asing bagi satu generasi belum tentu mendapat penilaian serupa dari generasi berikutnya. Karena itu, perbedaan selera musik semestinya dipahami sebagai bagian dari dinamika budaya.
“Jangan lupa bahwa saat saya masih kecil, orang tua saya itu menolak musik The Beatles. Tapi generasi saya pada waktu itu menerima musik The Beatles, karena eranya juga beda,” kata Candra pada acara Konfrensi Pers AMI Award di Hotel Claro Makassar pada Selasa (27/10/2026).
Baca Juga : VIDEO: Presiden Jokowi Resmi Beri Penghargaan Fadli Zon dan Fahri Hamzah
Ia menegaskan, setiap era memiliki karakter musik tersendiri. Sikap terbuka terhadap perkembangan tersebut dinilai penting agar karya dari berbagai generasi tetap mendapatkan tempat dalam industri musik Indonesia.
“Setiap era ada karakteristiknya dan kita menerima secara terbuka,” ujarnya.
Candra menjelaskan, AMI Awards berupaya merangkul berbagai genre, kelompok, dan generasi dalam satu panggung penghargaan. Dengan begitu, ajang tersebut tidak hanya menjadi tempat memberikan penghargaan kepada musisi, tetapi juga merekam perkembangan musik Indonesia dari tahun ke tahun.
Baca Juga : Jokowi Resmi Berikan Tanda Kehormatan ke Fadli dan Fahri
Konsistensi penyelenggaraan selama 29 tahun juga mendapat apresiasi dari Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Ia menilai keberlangsungan AMI Awards merupakan pencapaian penting, terlebih ajang tersebut dikelola oleh yayasan yang berfokus pada kemajuan musik Indonesia.
Menurut Fadli, musik memiliki posisi penting dalam pemajuan kebudayaan nasional. Indonesia memiliki kekayaan ekspresi musikal dari berbagai daerah yang dapat terus dikembangkan menjadi kekuatan industri kreatif.
Ia mencontohkan perkembangan musik Indonesia Timur yang semakin dikenal luas dan menunjukkan bahwa karya dari daerah dapat menjangkau pendengar lintas wilayah.
Baca Juga : Buang-buang Uang Negara, Fadli Zon: BPIP Harusnya Dibubarkan
Fadli berharap AMI Awards terus menjadi platform yang mendorong lahirnya musisi, pencipta lagu, penyanyi, penata musik, serta pelaku lain dalam ekosistem musik nasional.
Di sisi lain, ia menekankan pentingnya membawa musik Indonesia ke pasar internasional. Popularitas musik lokal di dalam negeri, menurutnya, perlu diikuti dengan upaya memperluas jangkauan pendengar hingga ke negara lain.
Dengan keberagaman genre dan regenerasi musisi yang terus berlangsung, AMI Awards diharapkan tetap menjadi ruang apresiasi bagi perjalanan musik Indonesia sekaligus mendorong karya-karya nasional berkembang lebih luas.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar