Logo Sulselsatu

Disdik Sulsel Buka Pendaftaran PPDB Khusus Hafiz

Asrul
Asrul

Senin, 17 Juni 2019 17:16

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi penghafal Alquran melalui jalur khusus untuk kali pertama di tahun ajaran 2019-2020.

Jalur khusus bagi hafiz ini bagian dari kategori jalur prestasi yang pendaftarannya telah dibuka sejak Senin (17/06/2019) hingga Jumat (21/06/2019).

Kepala Disdik Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan, kebijakan pemberian kuota khusus jalur hafiz itu untuk menanamkan akhlak bagi peserta didik.

Baca Juga : Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Hadiri Athirah Baruga Education Expo 2024, Apresiasi Karya Siswa

Pembukaan jalur hafiz ini, katanya, merupakan hasil koordinasi bersama Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

“Intinya semakin banyak yang dihafal semakin baik. Kita prioritaskan pelajar yang memiliki hafalan yang lebih banyak,” jelas None sapaan akrab kepala dinas, Senin (17/06/2019).

Untuk jalur khusus ini akan diprioritaskan bagi pendaftar yang memiliki hafalan terbanyak minimal 10 juz.

Baca Juga : PPDB SMA Dibuka, Tahap Pertama Khusus Jalur Boarding School

Wakil Ketua Pelaksana PPDB Sulsel, Asqar menjelaskan jika pemberian kuota buat para penghafal Alquran tidak memerlukan jalur tambahan.

Katanya, jalur hafiz dibuka melalui jalur prestasi yang memiliki kuota 5% dari total daya tampung penerimaan siswa SMA/SMK sederajat.

“Kuota prestasi ada tiga kategori, yakni kompetitif, non kompetitif dan penghafal Alquran minimal 10 juz,” terangnya.

Baca Juga : Diskes Sulsel Tingkatkan Pengawasan di Rumah Makan dan Tempat Umum

Sebagai syarat, para pelamar jalur khusus ini diwajibkan menyertakan sertifikat penghafal Alquran dari lembaga sertifikasi Tahfiz, yang menyatakan peserta telah menghafal Alquran minimal 10 juz. Jika tidak, boleh diganti surat keterangan dari sekolah masing-masing.

Lebih lanjut, peserta yang dinyatakan lulus melalui jalur hafiz ini akan kembali diuji secara langsung pada proses pendaftaran ulang tanggal 24 hingga 26 Juni mendatang. Jika terbukti memiliki hafalan 10 juz atau lebih, maka dinyatakan lulus.

Namun jika ditemukan peserta tidak memampu menghafal sebanyak 10 juz, maka akan dinyatakan gugur dan dapat mendaftar melalui jalur lainnya.

Baca Juga : Infrastruktur Masih Dipermantap, Jadwal PPDB Diundur hingga 15 Juni

Pendaftaran jalur hafiz atau pun jalur prestasi secara umum, para pelamar dapat memilih tiga sekolah secara bebas selama masih dalam lingkup Disdik Sulsel.

“Tahap verifikasi hanya berkas berupa sertifikat atau surat keterangan. Nanti dites saat pendaftaran ulang. Kalau tidak lulus boleh mendaftar di jalur lainnya,” ujar Asqar.

Untuk diketahui, di hari pertama pendaftaran PPBD di posko PPDB Sulsel, pada pukul 13.49 WITA, tercatat jumlah pendaftar telah mencapai 845 orang untuk jalur prestasi. Sementara untuk jalur perpindahan orang tua baru mencapai 16 pendaftar.

Baca Juga : Pemprov Resmi Perpanjang Masa Belajar di Rumah hingga 19 Juni 2020

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional11 Agustus 2026 17:57
Telkom dan Pemerintah Siapkan Indonesia Hadapi Ancaman Komputasi Kuantum
Pemerintah memperkuat langkah menghadapi potensi ancaman keamanan siber yang muncul seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum....
News11 Agustus 2026 17:15
Tim Pengabdian Unhas Edukasi UMKM Perempuan Minasa Upa Pemasaran Berbasis AI
Pelaku UMKM perempuan di Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros mulai dibekali kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperk...
Berita Utama11 Agustus 2026 17:02
BI Sulsel Musnahkan 4.144 Lembar Rupiah Palsu
Bank Indonesia (BI) bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (BOTASUPAL) Sulawesi Selatan memusnahkan 4.144 lembar uang Rupiah palsu hasil ...
Opini11 Agustus 2026 16:42
OPINI: Ketika Yang Salah Bukan Murid, Melainkan Cara Kita Membacanya
Ada satu pertanyaan yang selalu saya bawa setiap kali memasuki sekolah. Mengapa ada murid yang datang terlambat? Mengapa ada yang memilih tidak masuk ...