Logo Sulselsatu

Pemkot Makassar Bakal Sosialisasi Kantong Ramah Lingkungan

Asrul
Asrul

Senin, 24 Juni 2019 10:32

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah ritel modern dan minimarket telah memberlakukan pembatasan penggunaan kantong plastik dengan penerapan kantong plastik berbayar. Kesadaran masyarakat untuk membawa kantong belanja sendiri juga sudah mulai terlihat meski baru sebagian orang.

Hanya saja, penggunaan kantong plastik kresek masih sangat masif dalam transaksi jual beli di pasar tradisional. Meskipun masyarakat membawa keranjang belanja sendiri namun penggunaan kantong kresek agak sulit dielakkan lantaran barang-barang yang dijual di pasar tradisional sebagian besar bukan produk kemasan.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Rusmayani Madjid, mengatakan bahwa pihaknya akan membuat surat edaran terkait larangan penggunaan kantong kresek. Larangan tersebut juga rencananya akan merambah ke pasar tradisional.

Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah

“Sekarang ini, kami dari pemkot akan membuat surat edaran bahwa bukan lagi pengurangan tapi memang tidak menggunakan kantong kresek. Tapi kalau kita ingin mengimbau seperti itu tentu harus ada solusinya di masyarakat,” ujar Maya, sapaannya, Senin (24/6/2019).

Maya mengatakan bahwa inovasi kantong yang terbuat dari ubi kayu bisa menjadi solusi lain. Sebab kantong jenis ini dapat digunakan beberapa kali dan juga dapat hancur dengan tanah sehingga hal ini perlu sosialisasikan ke masyarakat

” Ini juga akan kita sosialisasikan. Memang harganya lebih mahal sedikit dari kantong kresek tapi penggunaan ini lebih bagus dibandingkan kita menggunakan kantong kresek,” kata dia.

Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta

Selain itu, Maya mengaku pihaknya juga akan menyosialisasikan penggunaan kantong ubi kayu kepada pengusaha laundry yang juga dinilai banyak menggunakan kantong plastik.

“Nanti kita akan sosialisasikan bagaimana menggunakan kantong dari ubi kayu,” ujarnya.

Penulis : Asrhawi Muin
Editor: Azis Kuba

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...