Logo Sulselsatu

Kejati Pantau Aset Bermasalah Pemprov Sulsel

Asrul
Asrul

Selasa, 02 Juli 2019 07:14

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel kini menaruh perhatian terhadap status sejumlah aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Kepala Kejati Sulsel, Tarmizi mengatakan, kini pihaknya mencoba menyelidiki sejumlah aset Pemprov Sulsel, terutama yang bermasalah atau yang statusnya belum jelas alias berada di tangan pihak ketiga.

Baca Juga : Kejati Sulsel Ungkap Berkas Perkara 5 Tersangka Korupsi Bibit Nanas Sudah P21

Menurut Tarmizi, telah terdaftar 28 aset Pemprov dengan enam di antaranya telah dianggap clear alias tidak ada masalah.

“Dari 28 (aset) sudah 6 clear,” kata Tarmizi, Selasa (2/7/2019).

Sementara aset tersisa, kata Tarmizi, masih coba diteliti oleh pihaknya.

Baca Juga : Kejati Tegaskan Kasus Bibit Nanas Tetap Jalan Usai Bahtiar Menang Praperadilan

“Membuat suatu telaan, telaan ini sama juga tahapannya, pertama apakah dokumen sudah lengkap atau belum, dokumen-dokumen apa yang dibutuhkan untuk objek yang kita akan tangani,” kata Tarmizi.

“Kemudian permasalahannya apa, apakah objek ini memang miliknya pemprov, apakah Pemprov memiliki dokumen terkait?. Kalau memang ada milik Pemprov, tapi dikuasai pihak ketiga siapakah pihak ketiga itu, nah ini yang saya minta telaan itu,” imbuhnya.

Selanjutnya, kata Tarmizi lagi, jika pendataan aset Pemprov telah tuntas, barulah Kejati Sulsel bakal mengundang para pihak terkait.

Baca Juga : Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar, Jaksa Bakal Panggil Legislator Komisi E DPRD Sulsel

“Nah baru nanti tahap berikutnya adalah kejaksaan akan mengundang pihak-pihak terkait untuk mengklarifikasi terkait objek yang akan ditindaklanjuti,” katanya.

“Tentunya jaksa harus tahu di mana objeknya, biar ada gambaran pemetaan, nah inilah yang disiapkan,” katanya.

Sebelumnya, aset Pemprov Sulsel baik yang ada di Kota Makassar atau di sejumlah daerah menjadi sorotan usai diduga memiliki banyak masalah.

Baca Juga : Kasus Korupsi Pasar Sentral Bulukumba Jalan di Tempat, Rudianto Lallo Desak Kajati Sulsel Evaluasi Kajari

Kondisi tersebut dinilai sebagai teguran awal kepada Pemprov Sulsel agar lebih hati-hati. Bukan tanpa alasan, kasus tipikor berupa komersialisasi gedung PWI dianggap cerminan tepat bagi Pemprov Sulsel untuk berkaca dan menertibkan aset yang dimilikinya.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar04 Juli 2026 20:37
UPA Bekali Mahasiswa Kuasai Personal Branding, Tangkal Hoaks di Media Sosial
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Patria Artha (UPA) mendorong mahasiswa menjadi generasi yang kreatif, cerdas, dan bertanggung jawab dalam...
Politik04 Juli 2026 19:19
Bukan Sekadar Lomba Masak, Festival Mustika Rasa PDIP Sulsel Bawa Pesan Kedaulatan Pangan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulawesi Selatan menggelar Festival Kuliner Mustika Rasa dalam rangkaian perin...
Makassar04 Juli 2026 18:52
Pengamat: Pejabat Publik, Pejabat Struktural, dan Penyedia Kian Mudah Dikasuskan Korupsi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pengamat Tata Kelola Keuangan Negara, Bastian Lubis, menilai meningkatnya anggaran penegakan hukum dalam APBN 2026 be...
Metropolitan04 Juli 2026 18:25
APDESI DPC se-Sulsel Dilantik, Wahyudin Mapparenta Nyatakan Dukungan Program MBG dan KDMP
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) se-Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi di...