Logo Sulselsatu

Arman Bausat Jabat Direktur RSKD Dadi

Asrul
Asrul

Sabtu, 06 Juli 2019 00:10

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekretaris Provinsi Daerah Sulsel, Abdul Hayat Gani, melakulan Pengambilan Sumpah Pengukuhan Direktur, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas UPT Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi, di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Jumat (5/7/2019).

Hayat melantik dr Arman Bausat Sp.B (OT) sebagai Direktur Rumah Sakit Dadi.

Hayat mengatakan, pelantikan tersebut dengan pertimbangan ingin mendekatkan dengan pelayanan.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

“Kita dekatkan dengan layanan, kita ingin melihat langsung dan memaknai bahwa tidak ada pilihan lain, selain memberikan layanan prima di Rumah Sakit, mendekatkan dengan pelayanan,” kata Hayat.

Dia mengatakan rumah sakit harus memberikan layananan publik terbaik. Sumpah jabatan harus dimaknai dengan dalam, sehingga tidak perlu ada KPK dan Inspektorat.

“Apa yang kita sumpahkan merupakan tanggung jawab moral, Habluminallah-Habluminannas (kepada tuhan dan manusia),” ujarnya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Ia mempersilakan semua pihak mengawasi dan menginovasi, dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Masyarakat sehat, maka kabupaten/kota akan sehat, kabupaten sehat maka provinsi akan sehat, tentunya demikian juga dengan Indonesia,” tegasnya.

Peranan para penyuluh kesehatan juga sangat penting dalam rangka pencegahan penyakit. Demikian juga dengan manajemen ASN, juga penting untuk dikawal dalam rangka meningkatkan kompetensi.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Sementara, Arman Bausat menyampaikan, jabatannya adalah sebuah amanah yang harus dijaga.

“Saya diberikan kepercayaan oleh Pak Gubernur untuk melaksanakan visi-misi beliau, saya harus bergerak mewujudkan itu di bidang kesehatan,” ucapnya.

Ia melanjutkan, RS Dadi akan dikembangkan menjadi rumah sakit kanker dalam waktu secepatnya. Persiapan sudah dilakukan, termasuk studi banding ke Jepang. Sedangkan pelayanan jiwa akan dipindahkan ke RS Sayang Rakyat.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

“Kenapa, ada beberapa alasan dipindahkan. Ini berdasarkan studi kelayakan. Di sini, studi kelayakannya sangat bagus untuk pelayanan kanker, apalagi tidak ada rumah sakit kanker di Indonesia Timur,” jelasnya.

Penulis : Jahir Majid
Editor: Azis Kuba

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel13 September 2026 14:44
Susuri Aka-akae, Talumae, dan Mojong, Syaharuddin Kawal Aliran Air untuk Sawah Petani
SULSELSATU.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyusuri persawahan dan jaringan irigasi di Desa Aka-akae, Talum...
OPD13 September 2026 13:29
DPRD Makassar Minta Pertamina Benahi Distribusi BBM dan Gas Melon
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi B DPRD Makassar, Umiyati, mendesak pemerintah mengambil langkah tegas untuk mengatasi antrean bahan ba...
News12 September 2026 22:25
Catut Nama Adat untuk Palang Seba-seba, Gusti Riadi Terancam Hukuman 14 Tahun
Rangkaian aksi pemalangan lahan di area konsesi pertambangan group Mining Industry Indonesia (MIND ID) di Seba-seba, Morowali yang selama ini diposisi...
Video12 September 2026 20:20
VIDEO: Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar di Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulau...