Logo Sulselsatu

Bentrok Mahasiswa di Makassar, Polisi Amankan 25 Anak Busur

Asrul
Asrul

Senin, 08 Juli 2019 10:35

Ilustrasi. (int)
Ilustrasi. (int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dua kelompok mahasiswa terlibat bentrok di Pantai Tanjung Bayang, Kelurahan Tanjung Merdeka, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Minggu (7/7/2019) pagi.

Akibatnya, dua orang mahasiswa dilarikan ke rumah sakit akibat menderita luka parah usai terkena busur dan tebasan senjata tajam jenis parang. Keduanya Asriadi Pahri (22), dan Agus (27).

Peristiwa bentrokan mahasiswa ini bermula saat kedua kelompok mahasiswa melakukan kegiatan pengkaderan di kawasan Pantai Tanjung Bayang. Kedua kelompok mahasiswa diketahui berasal dari dua daerah berbeda di Sulsel.
.
“Korban Agus sementara melakukan pengkaderan Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa (LKK), korban bertemu dengan beberapa anak muda (kelompok mahasiswa berbeda), kemudian korban ditanya oleh para pelaku kamu orang mana?,” Kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, Senin (8/7/2019).

Korban lantas menjawab daerah asalnya. Setelah mendengar jawaban korban, para pelaku langsung mengeluarkan sajam jenis parang hingga menebas lengan kiri Agus.

Korban Agus sendiri berusaha melarikan diri usai mengalami luka tebasan senjata tajam. Namun para pelaku tetap mengejarnya hingga ke pondok tempat rekan-rekannya pengkaderan.

“Korban Agus berteriak meminta tolong kepada rekan-rekannya, sehingga beberapa teman dari korban langsung membantu korban, dan terjadi perkelahian antara kedua kelompok,” ujarnya.

Selain Agus, rekannya Asriadi Pahri juga terluka akibat terkena anak panah busur, yang menancap di bawah dada kanannya.

Aparat Polsek Tamalate dibantu Tim Jatanras Polrestabes Makassar yang menerima laporan warga langsung menuju lokasi dan membubarkan aksi tawuran tersebut.

Sebanyak tujuh mahasiswa diamankan. 25 anak panah busur, satu buah senjata rakitan jenis papporo, empat pelontar senjata rakitan papporo, dan 13 kota korek kayu turut diamankan petugas.

Peristiwa ini terus diselidiki polisi. Sejumlah saksi, terutama dari mahasiswa wanita diperiksa kepolisian.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel13 September 2026 14:44
Susuri Aka-akae, Talumae, dan Mojong, Syaharuddin Kawal Aliran Air untuk Sawah Petani
SULSELSATU.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyusuri persawahan dan jaringan irigasi di Desa Aka-akae, Talum...
OPD13 September 2026 13:29
DPRD Makassar Minta Pertamina Benahi Distribusi BBM dan Gas Melon
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi B DPRD Makassar, Umiyati, mendesak pemerintah mengambil langkah tegas untuk mengatasi antrean bahan ba...
News12 September 2026 22:25
Catut Nama Adat untuk Palang Seba-seba, Gusti Riadi Terancam Hukuman 14 Tahun
Rangkaian aksi pemalangan lahan di area konsesi pertambangan group Mining Industry Indonesia (MIND ID) di Seba-seba, Morowali yang selama ini diposisi...
Video12 September 2026 20:20
VIDEO: Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar di Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulau...