Logo Sulselsatu

BMKG Bakal Tambah 194 Alat Pendeteksi Gempa Bumi

Asrul
Asrul

Rabu, 17 Juli 2019 12:32

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com – Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rahmat Triyono memastikan pihaknya akan menambah 194 alat sensor pendeteksi gempa, seismograf untuk mengantisipasi dan mengukur guncangan akibat gempa bumi di seluruh Indonesia.

Penambahan alat ini kata Rahmat kemungkinan besar akan dilakukan tahun ini setelah pihaknya mendapat kucuran anggaran tambahan dari pemerintah pusat. Namun Rahmat tak merinci berapa besar anggaran yang akan diperoleh lembaganya itu.

“Di tahun ini kemungkinan akan kita tambah dengan anggaran dari pemerintah tentunya. Itu kurang lebih 194 alat,” kata Rahmat di Gedung BMKG, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2019), dilansir CNN.

Baca Juga : Kualitas Udara di Makassar Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Seismograf sendiri merupakan alat yang digunakan untuk mengukur gempa atau getaran yang terjadi pada permukaan bumi. Saat ini kata Rahmat BMKG memiliki 175 alat seismograf yang berada di seluruh wilayah yang berpotensi gempa di Indonesia.

Diakui Rahmat jumlah tersebut memang belum memenuhi kebutuhan untuk memproses informasi terkait gempa dengan cepat. Maka dengan penambahan sebanyak 194 alat ini diharapkan bisa mempermudah alur informasi jika gempa terjadi.

Dengan penambahan ini, maka keseluruhan seismograf yang dimiliki BMKG nantinya akan berjumlah 369 alat.

Baca Juga : Indonesia Masuki Puncak Musim Hujan, BMKG Imbau Daerah Siaga Bencana

“Tentunya dengan tambahan yang signifikan akan mampu mempercepat lagi proses. Untuk saat ini, kami SOP untuk memberikan informasi atau peringatan tsunami memang lima menit, tapi kami juga mampu dalam waktu 3-4 menit,” pungkasnya.

Selain menargetkan bisa memangkas waktu penyampaian informasi, penambahan sensor juga diharapkan bisa meningkatkan akurasi.

Dalam kesempatan itu, Rahmat juga meminta warga khususnya wisatawan domestik dan mancanegara di wilayah Bali dan sekitarnya untuk tak terlalu khawatir dengan gempa bumi yang baru mengguncang wilayah Nusa Dua.

Baca Juga : Cuaca Tak Menentu, Petani Didorong Siapkan Strategi Hadapi Kemarau Basah

Namun masyarakat tetap harus waspada dalam menerima dan mempercayai informasi hanya dari pihak BMKG.

“Semua harus waspada dan itu tadi kami sampaikan di sini harus dengan informasi yang resmi dari BMKG dan ikuti BPBD setempat karena dengan begitu masyarakat bisa lebih tenang tidak panik. Kita juga kan bisa juga dengan mobile phone, iOS, dan Android,” katanya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News02 November 2026 07:16
OJK Catat 27,23 Juta Rekening Baru Selama BIK 2026
Rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 mencatat pembukaan 27,23 juta rekening dan akun produk jasa keuangan sepanjang Oktober 2026...
News01 November 2026 20:04
ISKI Sulsel Siapkan Program Kerja, Perkuat Peran Sarjana Komunikasi di Berbagai Sektor
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Koordinator Wilayah Sulawesi Selatan mematangkan program kerja kepengurusan pe...
OPD01 November 2026 20:02
Pengawasan di Biringkanaya, Fauzi Andi Wawo Siapkan Program KK Binaan Bagi Konstituen PKB
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, menyiapkan program KK Binaan untuk menjangkau masyarakat yang telah m...
Pendidikan01 November 2026 18:34
UPA Gelar Perdana Pemilihan Duta Kampus 2026, Aldyansyah dan Revina Putri Terpilih
SULSELSATU.com, GOWA – Universitas Patria Artha (UPA) menggelar pemilihan Duta Kampus 2026 di Pelataran Gedung Rektorat UPA, Sabtu (31/10) malam. Ke...