Logo Sulselsatu

Terjerat Kasus Dugaan Korupsi, Mantan Bendahara RSUD Latopas Angkat Bicara

Asrul
Asrul

Selasa, 23 Juli 2019 21:45

Mantan Bendahara RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Jeneponto, Kaharuddin alias Oca
Mantan Bendahara RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Jeneponto, Kaharuddin alias Oca

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Mantan Bendahara RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Jeneponto, Kaharuddin alias Oca menjadi tersangka kasus dugaan korupsi makan-minum pasien rumah sakit itu untuk tahun 2013 oleh Kejaksaan Negeri Jeneponto.

Namun Kaharuddin mengaku tidak paham atas kasus yang menimpah pada dirinya. “Saya sendiri belum jelas dan belum paham sampai saya jadi tersangka,”ujar Kaharudin Oca, kepada sulselsatu com, Selasa (23/7/2019).

Namun demikian, dirinya juga mengaku belum berpikir untuk mengambil langkah hukum.

Baca Juga : Mantan Dirut dan Mantan Bendahara RSUD Latopas Jadi Tersangka

“Belum ada upaya hukum yang saya lakukan terkait ini, karena masih mengikuti proses hukum dan pasti ada fakta hukum yang telah memberatkan, hanya belum saya ketahui dan saya sendiri belum jelas posisi dan tanggung jawabku terkait pencairan utang 2013 di tahun 2014 untuk kegiatan makan minum pasien,”katanya.

Kaharuddin juga mengaku bingungkan atas hasil Badan pemeriksa Keuangan (BPK) yang disebut terdapat temuan dugaan korupsi anggaran makan minum pasien 2013. Menurutnya kenapa dirinya tidak pernah dipanggil di sidang MPTGR bagian Hukum Pemkab Jeneponto?

“Nah, pada saat itu saya tidak pernah ada panggilan MPTGR terkait LHP BPK,”katanya.

Baca Juga : Kejari Jeneponto Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi di RSUD Latopas

Menurutnya utang makan-minum pasien pada tahun 2013 itu dibayarkan pada tahun 2014, sementara dirinya mengaku menjabat pada 2013.

“Temuan BPK di tahun 2014 karena dibayarkan pada tahun 2014,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan negeri Jeneponto Rahmadiagus menetapkan tiga tersangka kasus dugaan Korupsi makan minum pasien di RSUD latopas yang merugikan negara kurang lebih Rp1 miliar yakni Saharuddin (Mantan Direktur), Saleha (PPTK) dan Kaharuddin Oca (Mantan Bendahara).

Penulis : Dedi
Editor: Azis Kuba

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...