Logo Sulselsatu

KPU Bentuk Tim Kecil untuk Bikin Konsep e-Rekap di Pilkada 2020

Asrul
Asrul

Rabu, 24 Juli 2019 19:55

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz mengatakan pihaknya telah membentuk sebuah tim untuk mempersiapkan konsep rekapitulasi elektronik atau e-rekap yang akan diselenggarakan pada Pilkada Serentak 2020 nanti.

Keputusan membentuk tim ini diambil setelah KPU melakukan rapat pleno dalam menyiapkan e-rekap untuk Pilkada serentak tahun depan.

“Dalam rapat pleno [diputuskan] untuk membentuk tim kecil yang di kita untuk melaksanakan, menyiapkan konsep atau desain dari e-rekap,” kata Viryan di gedung KPU, Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Baca Juga : KPU Tunggu Revisi UU Pemilu Pasca MK Hapus Presidential Threshold

Viryan juga mengatakan dalam satu bulan ke dapan pihaknya akan fokus untuk membentuk dan mengembangkan tim tersebut secara intens.

Lebih jauh ia menjelaskan kelanjutan dari pembentukan tim tersebut adalah mengkaji konsep e-rekap dari tiga aspek, yakni legal, teknis, dan IT.

Selanjutnya KPU akan membentuk grup diskusi publik dengan mengundang berbagai pihak terkait seperti Kemendagri untuk membicarakan aspek legal e-rekap. Sedangkan untuk aspek IT, KPU akan menyesuaikan penerapan setelah kedua aspek lainnya dikaji.

Baca Juga : DKPP Pecat Hasyim Asy’ari Sebagai Ketua dan Anggota KPU RI

“Kemudian dari segi teknis, yang punya pengalaman daerah-daerah yang pernah melakukan hal-hal semacam e-rekap akan kita undang juga, sharing teknisnya gimana,” jelasnya.

Sebelumnya, KPU menggulirkan wacana penggunaan e-rekap pada Pilkada Serentak 2020. Kebijakan ini akan jadi tahap percobaan e-rekap untuk Pemilu 2024.

Sejumlah kalangan menyambut baik wacana itu karena bisa memangkas waktu rekapitulasi suara di tingkat daerah. Namun landasan hukum yang ada dinilai belum cukup kuat.

Baca Juga : Mitigasi Kasus Kematian di Pemilu 2019, KPU Perketat Batasan Usia Petugas KPPS

“Sebetulnya karena undang-undangnya tidak begitu clear, maka perlu dipastikan di undang-undang sendiri karena kalau tidak, bisa menjadi persoalan sengketa,” kata mantan Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay dilansir CNNIndonesia.com.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...