Logo Sulselsatu

Mardani Ali Sera Sebut Manuver Prabowo sebagai Pembohongan Publik

Asrul
Asrul

Sabtu, 27 Juli 2019 19:34

Mardani Ali (IST)
Mardani Ali (IST)

SULSELSATU.com – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyebut manuver Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu sejumlah tokoh belakangan ini sebagai pembohongan publik. Sebab menurutnya, pertemuan tersebut tanpa diikuti kejelasan sikap politik.

Sepanjang Juli ini, Prabowo bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di rumahnya, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Sebelumnya, Prabowo juga telah bertemu presiden terpilih Joko Widodo di atas kereta Moda Raya Terpadu (MRT). Pertemuan mereka dilanjutkan dengan makan bersama.

Mardani menilai pertemuan politik di antara tokoh adalah hal yang biasa. Namun menurutnya, pertemuan itu menjadi tidak penting dan hanya membohongi publik jika tak menghasilkan sikap politik yang pasti.

Baca Juga : Ditemui Prabowo, Rachmawati Siapkan Hidangan Nasi Liwet

“Di demokrasi biasa saja yang begini, monggo jalan. Pertemuan itu menjadi kurang penting, pertemuan tanpa ada kejelasan sikap, buat saya itu pembohongan publik. Yang penting kami oposisi,” kata Mardani di Jakarta Pusat, Sabtu (27/7/2019).

Mardani mengatakan masyarakat sudah cerdas menilai setiap pertemuan yang dilakukan tokoh bangsa, apalagi jika sebelumnya dua tokoh tersebut saling berlawanan pandangan politiknya.

Dia pun menyindir simbol-simbol yang ada dalam pertemuan Prabowo dengan Megawati maupun Jokowi, seperti ‘politik nasi goreng’ dan pertemuan di atas kereta api.

Baca Juga : Silaturahmi Politik 4 Tokoh Dinilai Berkaitan dengan Pemilu 2024

“Kalau sekarang ada pertemuan mau nasi goreng, sop buntut atau apa, janganlah publik digede-gedein, publik itu sudah cerdas kok, enggak perlu lagi berbagai macam metafora,” kata Mardani.

Dalam kesempatan itu, Mardani juga mengingatkan rekonsiliasi usai Pilpres tak selesai hanya dengan melakukan pertemuan-pertemuan antarelit partai politik saja. Menurutnya, harus ada edukasi kepada masyarakat tentang politik dan demokrasi yang sehat.

“Rekonsiliasi tidak selesai dengan pertemuan-pertemuan, rekonsiliasi selesai dengan edukasi publik, dan edukasi publik selesai ketika ada yang berani menyatakan ‘kami oposisi’,” ujarnya.

Baca Juga : Sri Bintang Nilai Pertemuan Prabowo-Megawati Tidak Bicarakan Rakyat

Mardani menyatakan partainya tetap konsisten menggaungkan sikap untuk menjadi oposisi pada pemerintahan Jokowi di periode kedua nanti.

“Cukup menyatakan Pak Jokowi monggo sebagai pemenang, dan kami akan menjadi oposisi yang kritis konstruktif, itu sehat,” kata dia.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan26 Agustus 2026 22:40
Beasiswa Kalla 2026 Tembus 1.236 Pendaftar, 64 Lolos
Sebanyak 64 mahasiswa dari 124 perguruan tinggi di Sulawesi dan Jawa dinyatakan lolos hingga tahap akhir Beasiswa Kalla Gelombang 1 Tahun 2026....
Video26 Agustus 2026 22:29
VIDEO: Bus Tua Terbakar di Depan SMAN 5 Makassar, Diduga Akibat Percikan Las
SULSELSATU.com — Sebuah bus terbakar di area parkir kendaraan di Jalan Batua Raya, Makassar, Rabu (26/8/2026).Lokasi kebakaran berada di sekitar dep...
Video26 Agustus 2026 22:01
VIDEO: Prabowo Tiba di NTT, Tinjau Penanganan Pascagempa
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan gempa di NTT, Kamis (27/8/2026). Prabowo tiba di Nagekeo pada Kamis siang s...
Pendidikan26 Agustus 2026 21:43
PT Vale Kembali Buka Beasiswa untuk Mahasiswa S2 Asal Luwu Timur
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali membuka Program Beasiswa Komunitas Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2025/2026 sebagai bagian dari upaya mem...