Logo Sulselsatu

Fithdoi dan Fiari Bantah Jadi Pelaku Penikaman ER

Asrul
Asrul

Minggu, 28 Juli 2019 20:51

Ilustrasi. (Int)
Ilustrasi. (Int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pria kakak beradik, Fitdhoi (31) dan Fiari (25 yang sebelumnya diduga menjadi pelaku penikaman yang menewaskan ER (38) di Panakkukang, Kota Makassar ternyata hanya saksi.

“Saya sama korban boleh dikata saudara, di mana saya ada, kalau kebetulan ada di Kota Makassar saya selalu sama-sama terus,” kata Fitdhoi kepada Sulselsatu, Minggu (28/7/2019) malam.

Baca juga: Polisi Buru Pelaku Penikaman di Panakkukang

Baca Juga : Lempari Rumah Brimob, 2 Preman di Makassar Dibekuk Petugas

Fitdhoi menjelaskan, ia dan korban memang sama-sama menikmati minuman keras tradisional atau ballo pada Sabtu dini hari kemarin. Namun menurut Fitdhoi, ada beberapa pria lainnya juga yang ikut bergabung menikmati minuman keras tersebut.

“Banyak, ada lebih dari 10 (orang),” katanya.

Sementara bagi pihak kepolisian, Fitdhoi mengaku ia dan adiknya hanya sebagai saksi. Dan telah memberikan keterangan di Polsek Panakkukang soal siapa pelaku sebenarnya.

Baca Juga : Keroyok Warga, 8 Pemuda di Panakkukang Diciduk Polisi Saat Pesta Miras

Fitdhoi pun mengaku memiliki kedekatan dengan pihak keluarga korban. Ia juga telah menyebutkan nama terduga pelaku penikaman, termasuk kepada pihak kepolisian. Mereka berinisial IB, IL, AK hingga NR.

“Itulah semua pelakunya, keroyok teman saya itu,” kata Fitdhoi.

Salah satu terduga pelaku yang disebutkan Fitdhoi, IB disebut telah menyerahkan diri ke Polsek Panakkukang.

Baca Juga : Polisi Tangkap Buruh Pencuri Laptop di Panakkukang

Di bagian lain, Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim yang dikonfirmasi hal tersebut mengaku perlu berkoordinasi dengan penyidik.

“Saya tanyakan dulu,” katanya sesaat lalu.

Diberitakan sebelumnya, ER menjadi korban penikaman senjata tajam jenis badik pada Sabtu dini hari kemarin saat baru saja menikmati minuman keras tradisional bersama apra terduga pelaku. Korban meninggal usai menderita empat luka tusukan di sekujur tubuhnya.

Baca Juga : Kantongi Sabu Masuk Asrama TNI, Buruh Bangunan Dicokok Polisi

Korban mengalami luka tusuk sebanyak 4 kali pada bagian belakang sebanyak 1 kali, bagian dada sebanyak 2 kali, dan samping perut sebelah kiri sebanyak 1.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi23 September 2026 23:25
HIMA BISDIG FEB UNM Kunjungi BI Sulsel Lewat Company Visit Analytica Journey 2.0
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HIMA BISDIG), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar melaksanakan...
Makassar23 September 2026 20:43
Kalla 10K 2026 Gandeng PASI, 4.500 Pelari Siap Ramaikan Pantai Losari
SULSELSATU.com,cMAKASSAR – Kalla 10K 2026 siap digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, pada 10–11 Oktober 2026 mendatang. Sebanyak 4.500 pese...
Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...