Divonis Bebas MA, Biaya Tangkap Kijang Bandar Sabu 3.4 Kg Capai Rp100 Juta

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mahkamah Agung (MA) telah menjatuhkan vonis bebas terhadap bandar narkoba jenis sabu 3,4 kilogram asal Kabupaten Pinrang, Syamsul Rijal alias Kijang bin Abdul Hamid. Putusan bebas Kijang itu tertuang dalam putusan MA dalam perkara nomor 1624 K/PID.SUS/2019.

Putusan bebas Kijang tersebut sekaligus membuat upaya penangkapan dan penyidikan  kepolisian, serta upaya dakwaan dan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) kepada sang bandar menjadi sia-sia belaka.

Selaku pihak yang menangkap Kijang, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan mengaku, pihaknya butuh perjuangan dalam meringkus sang bandar narkoba lintas negara tersebut.

Dimulai pada Mei 2018 lalu, tim yang telah dibentuk terlebih dahulu harus menuju ke Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Setelah itu, petugas harus melanjutkan perjalanan dengan kapal cepat atau speedboat menuju Pulau Sungai Nyamuk. Di sanalah Kijang diringkus.

“Penangkapan dipimpin oleh Kasubdit I AKBP Ucuk Supriyadi. Jadi pada 18 Mei, tim menuju ke Kota Tarakan lalu menggunakan speedboat menuju Pulau Sungai Nyamuk pada hari Minggu 20 Mei kemarin,” kata Hermawan.

Hermawan menjelaskan, suksesnya penangkapan Kijang tersebut tidak serta merta terjadi. Polisi tiga bunga itu mengaku pihaknya butuh waktu berminggu-minggu serta menghabiskan budget yang tidak sedikit.

“Mereka (tim yang menangkap) 8 orang selama 2 minggu. Budget sekitar 100 lebih, Rp100 juta lebih,” kata Hermawan kepada Sulselsatu, Rabu (7/8/2019).

Putusan bebas Kijang sendiri sebenarnya sudah lebih dulu dikeluarkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar pada Selasa, 8 Januari 2019 lalu. Namun saat itu, JPU atas nama Andi Herani Gali melakukan upaya kasasi ke MA meski akhirnya sang bandar tetap divonis bebas.

Humas PN Makassar, Bambang Nur Cahyono saat itu mengklarifikasi bahwa putusan bebas yang diterima Kijang tidak lepas dari keterangan empat orang saksi yang dihadirkan JPU di persidangan justru meringankan Kijang.

Para saksi yang dimaksud di antaranya adalah dari pihak kepolisian Dicky Sugino dan Suparman serta dua orang saksi lainnya adalah terpidana narkoba dalam kasus yang sama, yaitu Egi dan Edy Chandra. 

Bambang mengatakan bahwa para saksi mencabut keterangan mereka sebelumnya di BAP kepolisian yang menyebut bahwa sabu 3.4 kilogram yang ditemukan saat mereka ditangkap pada 2016 lalu adalah milik Kijang. Belakangan saksi menyebut barang bukti sabu tersebut merupakan milik pria bernama Salihin. 

Perlu diketahui, Salihin turut ditangkap bersama para saksi di atas lantaran barang bukti 3.4 kilogram sabu ditemukan di rumah Salihin.

Namun belakangan penyidik Polres Pinrang melepaskan Salihin lantaran para saksi mengaku barang bukti sabu tersebut merupakan milik Kijang. Sedangkan Salihin tidak tahu menahu adanya sabu yang dibawa para saksi.

Keterangan para saksi yang telah dituang ke dalam BAP kepolisian itu justru berubah 180 derajat usai Kijang ditangkap dan menjalani proses peradilan di PN Makassar.

Para saksi yang dihadirkan ke persidangan berbalik menuding Salihin lah pemilik sabu sesungguhnya. Para saksi beralasan, saat itu menuduh Kijang sebagai pemilik sabu lantaran diiming-imingi oleh Salihin berupa sejumlah uang dan biaya hidup bagi keluarga para saksi. Namun Salihin disebut ingkar janji oleh para saksi.

Fakta persidangan di atas juga dibenarkan oleh JPU kasus Kijang, Andi Herani Gali.

“Salihin yang suruh mereka tunjuk Kijang ini saya akan biayai semua. Mereka bilang tapi kami kan tidak kenal (Kijang), tetapi dia bilang tunjuk saja, itu urusan saya,” ungkap Herani menirukan keterangan empat saksi di persidangan Kijang sekitar November 2018 lalu. 

Namun keterangan para saksi di atas tidak dapat diperiksa kembali kebenarannya. Pria bernama Salihin dinyatakan polisi telah meninggal dunia.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

Populer

video

VIDEO: Diduga Lecehkan Simbol Negara, Mahasiswa Papua di Surabaya Dipaksa Keluar Asrama

SULSELSATU.com - Situasi Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur, kembali mencekam, Sabtu (17/8/2019). Negosiasi antara mahasiswa Papua dengan pihak kepolisian, camat, serta...
video

VIDEO: Mahasiswa Papua Bentrok dengan Warga di Malang

SULSELSATU.com - Sekelompok massa Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Malang terlibat bentrok dengan warga. Aksi saling lempar antara kedua kubu di tengah jalan ruas...

Mirip Cara Pemerintahan NA, Advokat Minta Legislator Seret Dollah Mando ke DPRD

SULSELSATU.com, SIDRAP - Advokat asal Sidrap, Sari Juwita Mustafa meminta legislator di daerahnya untuk menyeret Dollah Mando ke DPRD. Hal ini disampaikan Ita sapaan akrab...
video

VIDEO: Penjagal Hewan Kurban Meninggal Dunia di Atas Sapi yang Siap Disembelih

SULSELSATU.com - Ritual penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha kemarin, Ahad (11/8/2019) menyisakan kisah pilu bagi sebuah keluarga di Cimahi. Asep Hadad, pria yang semula...

Pesta Sabu, Satu Keluarga di Kampung Sapiria Ditangkap Polisi

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Aparat tim Elang Satresnarkoba Polrestabes Makassar mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan satu keluarga. Sebanyak 16 anggota keluarga tersebut diamankan Kampung Sapiria,...

Hebat, Lima Bersaudara di HSS Terpilih sebagai Anggota DPRD

SULSELSATU.com, KANDANGAN - Lima bersaudara di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terpilih menjadi anggota DPRD HSS. Kelima saudara ini pun sudah dilantik pada Senin...
video

VIDEO: Pasangan Ini Kedapatan Berhubungan Intim di Pesawat

SULSELSATU.com - Pria dan wanita terpergok sedang melakukan hubungan intim di pesawat. Momen itu terjadi dalam penerbangan menuju Meksiko. Tanpa memedulikan keberadaan penumpang lain. Video Editor: Andi...
video

VIDEO: Hujan Es di Kota Mekah, Jalanan Banjir

SULSELSATU.com - Abdullah Gymnastiar mengunggah video hujan es dan banjir yang terjadi di Kota Mekah, Arab Saudi. Akibat hujan tersebut sebagian jalan banjir. Video Editor: Andi...

GALERI FOTO: Selayar Taklukkan Makassar di Cabor Takraw Porda Pinrang

SULSELSATU.com, PINRANG - Atlet Kabupaten Kepulauan Selayar masih belum tertandingi di cabang olahraga sepak takraw pada Pekan Olahraga Daerah XVI di Pinrang. Hingga, Rabu (26/9/2018),...
Berita Terkait

Baca Juga

Pemkab Sinjai Pasang Alat Pembayaran Online di Restoran dan Rumah Makan

SULSELSATU.com, SINJAI - Dalam rangka peningkatan pendapatan pajak daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sinjai yang bekerjasama dengan pihak Bank BPD Sulsel dan langsung...

Mengenal Lebih Dekat Dandim 1405/Mallusetasi yang Baru

SULSELSATU.com, PAREPARE - Berwibawa, mudah bergaul, beradaptasi dan humoris merupakan sosok Letnan Kolonel Kavaleri (Letkol Kav) Ali Syahputra Siregar yang belum lama ini menjabat...

IDP “Bakar” Semangat Anggota Paskibraka Lutra

SULSELSATU.com, LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP), menyebutkan bahwa anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) adalah orang-orang pilihan, orang-orang istimewa...

Fasruddin Rusli Sebut Insentif Satgas Drainase Pemkot Makassar Tak Manusiawi

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Makassar menggelar rapat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2019. Rapat Banggar tersebut dipimpin...

Terbaru

Bidik Kursi Walikota Makassar, ARN Temui Tokoh Masyarakat Paccerakkang

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pertemuan antara bakal calon Walikota Makassar Abdul Rachmat Noer dengan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat semakin intens dilakukan. Terbaru ARN singkatan...

Dua Program Dinas PU Makassar Masuk SDGs

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dua program kerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar masuk dalam program Sutainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Hal itu...

Dua Bulan Bebas, Pelaku Curat Ini Kembali Diciduk Polisi

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Aparat Tim Resmob Panakkukang meringkus seorang pelaku pencurian bernama Yogi Sandi Putra alias Pute (19).  Mirisnya, pelaku merupakan residivis curat spesialis door...

GenPI Lutra Tawarkan Konsep Kelola Hutan Rawat Bumi

SULSELSATU.com, LUTRA - Sebuah kehormatan bagi Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kabupaten Luwu Utara karena bisa ikut terlibat dan menjadi bagian dari program Perhutanan Sosial...
video

VIDEO: Petugas RS Seret Pasien Pakai Seprei Saat Pindah Ruangan

SULSELSATU.com - Kisah tragis dialami salah satu pasien di Netaji Subhash Chandra Bose Medical College and Hospital, Jabalpur, India. Pasien yang belum diketahui identitasnya itu...