Logo Sulselsatu

JK Sebut Bintang Kejora Bisa Berkibar, Asal..

Asrul
Asrul

Kamis, 05 September 2019 08:55

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut bendera Bintang Kejora bisa berkibar, asal ada perubahan pada lambang yang sudah ada. JK beralasan bendera Bintang Kejora yang selama ini selalu dipakai adalah bendera Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Hal itu karena bendera Bintang Kejora dapat dikategorikan sebagai simbol separatisme di Papua.

“Yang penting bukan lambang yang selama ini dipakai oleh OPM (Organisasi Papua Merdeka). Bikin perubahanlah. Bikin ada Cenderawasih, contohnya,” ujar JK di kantor wakil presiden, Jakarta, seperti dikutip dari CNNIndonesia, (5/9/2019).

Baca Juga : Tanggapi Seruan Aksi Dukungan untuk Jusuf Kalla, KALLA: Agar Semua Pihak Menahan Diri

JK mencontohkan tiap provinsi di Indonesia juga memiliki bendera daerah. Umumnya bendera itu menggunakan lambang khas masing-masing daerah.

Sementara bendera Bintang Kejora yang punya desain garis putih biru diagonal dan bintang berwarna putih dibalut warna merah itu selama ini identik sebagai simbol separatisme Papua.

“(Tunjukkan) lambang persatuan daerah itu boleh. DKI ini ada lambang daerahnya. Sulawesi Selatan ada lambangnya. Semua daerah ada lambangnya,” katanya.

Baca Juga : Memantau Lahan di Jalan Metro Tanjung Bunga, JK: Tanah Ini Dibeli 30 Tahun Lalu

JK menegaskan larangan mengibarkan bendera Bintang Kejora telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 77 tahun 2007 yang diterbitkan di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Karena itu, setiap warga negara harus mematuhi untuk tak mengibarkan bendera tersebut di seluruh wilayah Indonesia.

“Itu sudah ada aturannya, dan seperti dikatakan Pak Fredi Numberi (tokoh Papua) bendera itu bukan peninggalan tradisional, itu lain. Itu seperti bendera GAM, DI/TII, PKI, enggak boleh pakai itu,” ucapnya.

Seperti diketahui Kepolisian merespons pengibaran bendera Bintang Kejora saat aksi di seberang Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/8) lalu dengan menetapkan enam orang sebagai tersangka.

Baca Juga : JK Ajak Lulusan Baru Jadi Pencipta Kerja: Jangan Semua Ke Kota, Bangun Desa!

Keenamnya memiliki peran berbeda-beda. Mulai dari mengibarkan bendera Bintang Kejora, mengerahkan massa, mengoordinir jalannya aksi, hingga menginisiasi aksi.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News12 September 2026 22:25
Catut Nama Adat untuk Palang Seba-seba, Gusti Riadi Terancam Hukuman 14 Tahun
Rangkaian aksi pemalangan lahan di area konsesi pertambangan group Mining Industry Indonesia (MIND ID) di Seba-seba, Morowali yang selama ini diposisi...
Video12 September 2026 20:20
VIDEO: Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar di Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulau...
Makassar12 September 2026 15:20
Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar Diduga Ditimbun di Bontoharu Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kep...
Bisnis12 September 2026 08:12
New Veloz Hybrid EV Dongkrak Penjualan Toyota di Segmen Low MPV
Kehadiran New Veloz Hybrid EV mendapat respons positif dari pasar dan turut memperkuat posisi Toyota di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV)....